Mimika

Disnakkeswan dan TP PKK Mimika, Serahkan Bantuan Telur dan Daging Ayam di Distrik Mimika Tengah

×

Disnakkeswan dan TP PKK Mimika, Serahkan Bantuan Telur dan Daging Ayam di Distrik Mimika Tengah

Sebarkan artikel ini
Kepala Disnakkeswan Mimika, drh. Sabelina Fitriani, M.Si bersama pegawainya, Ketua Bidang III TP PKK, Tuty Sriyani, Ketua Bidang IV TP PKK, Alice I Wanma, Sekretaris Distrik Mimika Tengah Eddy Ayomi, Mantri Puskesmas Atuka Syafil Ardian dan masyarakat di Kampung Atuka usai penyerahan bantuan telur dan daging ayam.

Timika (suaramimika.com) – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika, berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Mimika, untuk menggerakan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Mimika.

Sebagai bentuk dukungan untuk percepatan penurunan stunting, Disnakkeswan dan TP PKK mengunjungi langsung Kampung Atuka, Distrik Mimika Tengah, pada Jumat (12/9/2025).

Dalam kunjungannya itu, mereka memberikan bantuan telur sebanyak 954 rak dan 954 ekor daging ayam.

Pemberian bantuan tersebut berlangsung di kantor Distrik Mimika Tengah, dan dihadiri juga Ketua Bidang III TP PKK Mimika, Tuty Sriyani Kaliky, Ketua Bidang IV, Alice I Wanma, SKM.,M.Kes.

Kemudian Kepala Bidang (Kabid) Usaha Peternakan, Agustinus Mandang, Sekretaris Distrik Mimika Tengah, Eddy Ayomi dan mewakili Kepala Puskesmas Atuka, Mantri Syafil Ardian, SKM.

Ratusan rak telur dan daging ayam ini, diperuntukkan bagi masyarakat khususnya keluarga beresiko stunting di lima kampung yang ada di Distrik Mimika Tengah yakni Kampung Atuka, Aikawapuka, Iwaka, Kekwa, dan Kamora.

Kepala Disnakkeswan Mimika, drh. Sabelina Fitriani, M.Si, mengatakan jika pihaknya juga memiliki tanggung jawab, untuk turut mengintervensi penurunan angka stunting.

“Kami juga memiliki tanggung jawab, untuk ikut menurunkan angka stunting di Kabupaten Mimika. Untuk itu kami memberikan bantuan telur, dan daging ayam bagi keluarga beresiko stunting,”ucap drh Sabelina.

Lanjutnya, telur dan daging ayam berasal dari lokal Timika sehingga masih fresh.

Dengan bantuan protein nabati dari telur, dan protein hewani dari daging ayam yang mengandung asam amino esensial, Sabelina berharap, walaupun bantuan ini hanya sedikit saja, namun bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Bantuan yang ada ini ia harapkan juga untuk tidak dijual tetapi dimasak untuk dikonsumsi.

“Jadi intinya tidak boleh dijual, tapi dikonsumsi. Walaupun cuma satu rak telur, dan satu ekor daging ayam bagi satu keluarga. Namun kami harap dengan dukungan ini, Disnak bisa membantu percepatan penurunan stunting,”jelas drh Sabelina.

Ia juga berharap agar pihaknya bisa terus berkolaborasi dengan TP-PKK Mimika, dalam menjalankan program kerja seperti penurunan stunting dengan memberikan bantuan kepada keluarga beresiko stunting.

Sementara itu, Alice I Wanma menyebutkan jika tujuan kolaborasi dengan Disnakkeswan adalah untuk menurunkan angka stunting.

Seperti diketahui bersama kata Alice, angka stunting menjadi perhatian dari pusat sampai daerah.

Melihat hal ini, maka pemerintah daerah bersama TP PKK memperhatikan pola kehidupan mulai dari remaja sampai ibu hamil dan bayi/balita.

Alice berharap, TP PKK mendapat dukungan penuh dari para kader Posyandu dan anggota PKK distrik/kampung, untuk pendampingan kepada para ibu hamil, bayi/balita.

“Kita punya peran yang sama, untuk menjaga ibu hamil agar melahirkan anak yang sehat dan berkualitas,”ujarnya.

Anak yang sehat kata Alice, didukung juga dengan pemberian pola makanan bergizi dari dalam kandungan.

Sementara dalam kesempatan yang sama mewakili Kepala Distrik Mimika Tengah, Eddy Ayomi mengapresiasi pihak Disnakkeswan dan TP PKK, yang telah datang ke Kampung Atuka untuk memberikan bantuan telur dan daging ayam. Bantuan ini kata dia sangat berperan untuk menurunkan stunting di Distrik Mimika Tengah.

“Jaga anak, kasih makan bergizi agar generasi emas ada yang lahir dari Atuka. Kami apresiasi bantuan ini, kiranya Tuhan memberkati kita semua,”jelasnya.

Kemudian mewakili Kepala Puskesmas Atuka, Mantri Syafil Ardian, SKM, juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada Disnakkeswan dan TP PKK yang telah memberikan bantuan kepada keluarga beresiko stunting.

Bantuan ini tambahnya, sebagai wujud nyata visi dan misi bupati untuk membangun dari kampung ke kota.

Ia berharap program seperti ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, namun ke depannya tetap diberikan bantuan yang sama.

“Kami harap tidak berhenti sampai di sini saja, tapi awal. Ke depan bisa sama program ini diberikan lagi,”pungkasnya. (Sitha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *