Timika (suaramimika.com) – Total penerimaan dari sektor pajak yang dikumpulkan oleh KPP Pratama Timika, masih terus bergerak.
Terhitung pada Senin (29/12/2025) pendapatan yang terkumpul kurang lebih Rp 789 miliar, atau masih cukup jauh dari target tahun ini yakni Rp 1,33 triliun.
Kepala KPP Pratama Timika, I Putu Sudiana mengatakan, pada sektor pertambangan, seperti diketahui adanya tragedi longsor pada Bulan September lalu membuat produksi sempat dihentikan.
Hal ini juga berdampak pada industri pendukung lainya seperti penyediaan tenaga kerja, catering, transportasi dan lainya yang akan membawa pengaruh terhadap penerimaan setoran pajak dari para pekerja.
“Makanya penerimaan KPP untuk tahun ini memang agak tertekan, per kemarin baru sampai di angka Rp 789 miliar dari target tahun ini Rp 1,33 triliun,” ucap Putu Sudiana pada Selasa (30/12/2025).
Kata dia, realisasi pendapatan ini tambahnya baru tercapai 60 persen.
Menurut Putu Sudiana, dari sisi pajak melihat realisasi yakni pajak adalah refleksi dari kondisi ekonomi.
Di Provinsi Papua Tengah khususnya di Kabupaten Mimika, secara pertumbuhan ekonomi seperti disampaikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), mengalami minus atau kurang.
Disamping itu, ada faktor lain yang berdampak pada berkurangnya penerimaan karena penyerapan keuangan yang masih rendah.
Dengan adanya persoalan ini, disikapi dengan mengupayakan realisasi pendapatan dari sektor-sektor yang masih bisa bergerak, seperti sektor pemerintahan yang masih melakukan proses penyerapan keuangan serta sektor pendukung industri pertambangan.
Jika tidak tercapai realisasinya tahun ini, maka tentu akan menjadi catatan dari pemerintah. Menteri Keuangan mendorong seluruh pemangku kepentingan, untuk melakukan eksekusi penyerapan anggaran semaksimal mungkin.
Walaupun tidak bisa tercapai 100 persen, namun Putu Sudiana berharap dalam dua hari kedepan, masih ada penambahan pendapatan.
“Sampai hari ini proses itu masih ada. Kayak penagihan dari kontraktor yang bekerja sama dengan Pemda, dinas-dinas itu masih berjalan. Mudah-mudahan hari ini sampai besok masih ada penambahan yang signifikan,” pungkasnya. (Sitha)




















