Timika (suaramimika.com) – Menunjang kepentingan personil dalam penegakan Peraturan Daerah (Perda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Mimika menggunakan anggaran Rp 5 miliar lebih untuk pengadaan 9 unit kendaraan operasional. Selain kendaraan, didukung juga dengan pengadaan sarana dan prasarana.
Kepala Satpol PP, Ronny S. Marjen, S.STP.,M.H, Rabu (21/1/2026) mengatakan, pengadaan kendaraan operasipnal terdiri dari 9 unit yakni, dua unit truck angkut personil, yang disertai dengan pengeras suara untuk himbauan kepada masyarakat, satu unit Innova, dua unit kendaraan hilux yang juga disertai pengeras suara dan empat unit avanza toyota.
Ronny berharap dengan adanya tambahan sarpra ini dapat bermanfaat untuk menunjang semua tugas-tugas personil Satpol PP dilapangan.
Dimana Satpol PP melakukan tugas dan pelayanannya lebih banyak dilapangan dan melakukan penertiban peraturan pemerintahan.
“Karena kita inikan kerjanya dilapangan jadi, dengan adanya pengadaan ini sangat membantu personil, karena biasanya personil jalan menggunakan kendaraan pribadi masing-masing. Jadi ini sangat membantu pekerjaan kita,” jelas Ronny.
“Sesuai dengan peraturan semua unit menggunakan stiker Satpol PP, jadi benar-benar kendaraan ini digunakan untuk kepentingan personil dalam penegakan aturan. Dimana akan digunakan untuk patroli dan juga razia-razia serta operasi pengamanan lainnya,” jelas Ronny.
Ronny menyebut, pengadaan sarpra ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 induk, lamanya proses pengadaan ini karena unit harus diseragamkam sesuai aturan.
Untuk itulah, kata Ronny, kemarin pihaknya melakukan penyerahan aset dari pengadaan sarpras untuk kendaraan operasional. Hal ini merujuk pada Permendagri 17 tahun 2019 terkait pemenuhan Hak Pegawai Negeri Sipil (PNS), Penyediaan Sarana dan Prasarana Minimal, Pembinaan Teknis Operasional, dan Penghargaan bagi Satpol PP.
Selain pengadaan kendaraan operasional, pihaknya juga lakukan pengadaan beberapa tenda, perlengkapan lainnya, jas hujan dan juga rompi personil.
“Usai pemberkatan ini kami urus lagi platnya di Samsat karena masih gunakan plat sementata dari Hasrat. Memang proses pengadaannya lama karena harus dicat lagi sesuai aturannya biar seragam semuanya Satpol PP,” pungkas Ronny. (Sitha)




















