Timika (suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Perhubungan, menunjukkan komitmennya dalam upaya meningkatkan konektivitas dan pemerataan layanan transportasi bagi masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman.
Bentuk komitmen yang ditunjukkan adalah dengan melaksanakan penerbangan perdana angkutan udara perintis, Tahun Anggaran 2026 di Bandar Udara Mozes Kilangin Timika, pada Senin (9/2/2026).
Penerbangan perdana angkutan perintis melayani lima rute yang meliputi Distrik Jila, Jita, Tsinga, Aroanop, dan Alama yang akan terbang selama tiga kali dalam sepekan.
Adapun jenis pesawat yang digunakan adalah PAC 750XL, dengan registrasi pesawat PK-SCI. Pesawat diterbangkan oleh PIC Capt. Edu Mecky, dan SIC Capt. Yoseph Mayau.
Program angkutan udara perintis ini didanai melalui APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026, dan dilaksanakan bekerja sama dengan PT Bunga Persada sebagai operator penerbangan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Ananias Faot, mengungkapkan bahwa program angkutan udara perintis merupakan bagian penting dari upaya pemerintah daerah untuk membuka keterisolasian wilayah pegunungan dan pesisir Kabupaten Mimika.
“Penerbangan perintis ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mimika dalam mendorong peningkatan konektivitas serta pemerataan pelayanan transportasi bagi seluruh masyarakat, terutama yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi darat,” jelas Ananias.
Lanjut Ananias, wilayah yang dilayani ini sangat bergantung pada transportasi udara untuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.
Kata Ananias, melihat kebutuhan masyarakat kedepan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga kata Ananias, merencanakan pembukaan rute baru menuju Potowaiburu dan Noema yang saat ini masih dalam proses pengadaan.
Rencana ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk, terus memperluas jangkauan layanan angkutan udara perintis secara bertahap dan berkelanjutan.
Ananias menambahkan, transportasi udara tidak hanya berfungsi sebagai sarana perpindahan orang dan barang, tetapi juga memiliki peran strategis sebagai penghubung layanan kesehatan, pendidikan, pemerintahan, serta distribusi kebutuhan pokok.
Oleh karena itu, ia berharap layanan ini dapat berjalan tepat waktu, berkesinambungan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Mimika juga, meluncurkan Aplikasi E-PINTAS (Elektronik Pelaporan Informasi Transportasi Angkutan Perintis).
Aplikasi ini dirancang sebagai sistem pelaporan dan pemantauan terintegrasi, guna mendukung pengelolaan subsidi angkutan udara perintis yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Jania Basir, menjelaskan bahwa pada Tahun Anggaran 2026, subsidi angkutan udara perintis tidak hanya melayani penumpang, tetapi juga angkutan kargo.
Hal ini bertujuan untuk mendukung kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok, bagi masyarakat di wilayah pegunungan dan pesisir.
“Launching E-PINTAS menjadi bagian penting dalam peningkatan pengawasan dan pelaporan pelaksanaan subsidi angkutan udara perintis, sehingga kualitas layanan dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bunga Persada, Direktorat Angkutan Udara Kementerian Perhubungan, otoritas bandara, Perum LPPNPI, UPBU Mozes Kilangin, serta seluruh mitra strategis atas sinergi dan dukungan yang telah diberikan. (Sitha)




















