Timika (suaramimika.com) – Guna memastikan bahwa setiap jemaah mendapatkan bimbingan yang seragam, berkualitas, dan berkelanjutan, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat distrik, Kantor Kementerian Haji dan umrah Kabupaten Mimika menyelenggarakan bimbingan makasih Haji terintegrasi tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, Abdul Sakir, Selasa (10/2/2026) mengatakan, pelaksanaan bimbingan ini didasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor: KEP-4/BN/2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi di Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H / 2026 M.
“Melalui sistem terintegrasi ini, pemerintah ingin memastikan emaah mendapatkan bimbingan yang seragam, berkualitas, dan berkelanjutan, mulai dari tingkat Kabupaten hingga ke tingkat distrik,” ujar Sakir.
Dalam kesempatan ini, Sakir juga menyebut jumlah data Jemaah Haji Kabupaten Mimika dari kuota awal sebanyak 128 jemaah, terdapat catatan jemaah yang meninggal dunia sebanyak 1 orang. Ada juga jemaah mutasi keluar (pindah dari Mimika) sebanyak 7 orang.
Selain itu terdapat pula jemaah mutasi masuk (dari Kota Bitung, Sulawesi Utara) sebanyak 1 orang.
“Sehingga, total jemaah yang akan berangkat dan mengikuti manasik saat ini adalah 120 orang, yang di dalamnya termasuk 4 jemaah lansia dan 2 jemaah cadangan,” ungkap Sakir.
Selanjutnya, Sakir juga menyebut jika ibadah haji adalah perjalanan fisik dan ilmu.
“Kami berharap Bapak dan Ibu mengikuti manasik ini dengan sungguh-sungguh agar menjadi jemaah yang mandiri. Khusus untuk jemaah lansia, kami titipkan pesan agar senantiasa menjaga kesehatan, dan bagi jemaah yang lebih muda, mari kita tumbuhkan rasa tolong-menolong di antara sesama,” jelasnya.
Ditambahkan Sakir, kegiatan pembukaan manasik haji terintegrasi tersebut turut dihadiri Pimpinan Ormas Islam diantaranya Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Mimika, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Panitia Hari Besar Islam (PHBI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Khaliza Khadijah ICMI, Salimah, dan Bank Muamalat Cabang Timika.
Selain itu, hadir pula Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), perwakilan Formigg, serta pimpinan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Babussalam dan KBIHU Rizky Barokah Zam-Zam. (Sitha)












