Mimika

Jaga Kamtibmas Demi Kenyamanan Jamaah, DMI Mimika Terbitkan Maklumat Ramadan 1447 H

×

Jaga Kamtibmas Demi Kenyamanan Jamaah, DMI Mimika Terbitkan Maklumat Ramadan 1447 H

Sebarkan artikel ini
DMI Mimika bersama Staf Ahli Bupati, pihak terkait dan para dai pada agenda Tarhib Ramadan 1447 Hijriah.

Tmika (suaramimika.com) – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mimika, secara resmi merilis surat imbauan nomor 254/DMI-MMK/II/2026 menjelang tibanya bulan suci Ramadhan 1447 H.

Dalam maklumat tersebut, DMI memberikan penekanan ekstra pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) demi menjamin kenyamanan seluruh jamaah saat beribadah.

Ketua DMI Kabupaten Mimika, H. Abdul Muthalib Elwahan, pada Selasa (17/2/2026) menegaskan bahwa kesucian bulan Ramadan harus dibarengi dengan kewaspadaan kolektif agar suasana ibadah tetap kondusif di tengah heterogenitas masyarakat Mimika.

Ada beberapa poin yang jadi perhatian yakni mengenai keamanan jamaah jadi fokus utama yakni, DMI Mimika secara khusus menyoroti beberapa poin krusial terkait keselamatan jamaah yang sering terabaikan.

Selanjutnya DMI juga memberi arahan agar jamaah untuk selalu mawas diri terhadap keamanan pribadi dan kendaraan, mulai dari saat berangkat ke masjid hingga kembali ke kediaman masing-masing.

Sementara itu, terkait dengan perlindungan terhadap dai, DMI menyadari tantangan geografis dan situasi keamanan.

Untuk itulah DMI menginstruksikan pengurus masjid di wilayah pinggiran kota atau pedalaman untuk memfasilitasi penjemputan dan pengantaran para dai yang bertugas. Langkah ini diambil untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di perjalanan.

DMI juga meminta orang tua berperan aktif mencegah anak-anak terlibat dalam balapan liar, yang kerap marak di bulan Ramadhan. Selain membahayakan nyawa, aktivitas ini sangat mengganggu ketenangan umum.

Untuk menjaga ketenangan dengan tertib knalpot, yang membuat masalah kebisingan juga menjadi perhatian serius.

DMI dengan tegas melarang penggunaan knalpot brong atau racing bagi warga, yang menuju masjid. Penggunaan knalpot bising dinilai sangat mengganggu kekhusyukan jamaah, yang sedang melaksanakan salat tarawih maupun tadarus Al-Qur’an.

Dalam kesempatan ini, selain aspek fisik, keamanan secara psikologis dan sosial juga ditekankan melalui peran para Muballigh. DMI meminta agar setiap pesan dakwah, yang disampaikan bersifat menyejukkan dan mendamaikan hati.

“Di bawah semangat Eme Neme Yauware dan bingkai Mimika Rumah Kita, kita harus memastikan masjid menjadi tempat yang paling aman bagi siapa pun. Hindari narasi yang memecah belah dan kedepankan ukhuwah Islamiyah serta toleransi antarumat beragama,” ungkap Muthalib.

Lanjutnya, DMI juga mengingatkan terkait pengaturan pengeras suara agar dilakukan secara bijak sesuai instruksi pusat, serta mendorong transparansi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi kemaslahatan umat.

Dengan keluarnya imbauan ini, DMI Kabupaten Mimika berharap seluruh elemen masyarakat dapat bekerja sama menciptakan suasana Ramadhan yang aman, damai, dan penuh berkah di Bumi Amungsa. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *