Pemerintahan

Kadishub Mimika Ajukan Cuti Besar Untuk Menjalani Pengobatan

×

Kadishub Mimika Ajukan Cuti Besar Untuk Menjalani Pengobatan

Sebarkan artikel ini
Jania Basir Rantedanun.

Timika (suaramimika.com) – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika, Jania Basir Rantedanun telah resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Pengajian pengunduran dirinya selama lima bulan ke depan dikarenakan akan menjalani pengobatan ke Penang karena satu penyakit yang dideritanya.

“Jadi saya sudah ajukan pengunduran diri yang ada didalam lampiran dari surat cuti.
Saya ajukan cuti besar karena ini adalah hak semua ASN. Saya membutuhkan waktu yang cukup lama, karena saya sakit dan harus periksa dari awal lagi ke Penang,” ujar Jania saat menggelar jumpa pers di kediamannya, Senin (23/2/2026).

Jania mengungkapkan, sebenarnya dari tahun lalu, dokter di Penang sudah menyarankannya untuk beristirahat. Namun, karena tanggung jawab maka ia masih menyelesaikan satu tahun anggaran.

“Semua kegiatan sudah jalan tidak mungkin saya tinggalkan tahun lalu, tetapi taun ini belum mulai kegiatan jadi saya cuti besar,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Jania mengungkapkan jika ia mengalami sakit pada Tahun Tahun 2018 dan bahkan pernah koma. Pada saat ini, dokter mengatakan ia harus istirahat. Namun, sekali lagi karena tanggung jawabnya, ia tetap menyelesaikan tugasnya sebagai pimpinan pada OPD teknis dan strategis yang langsung berhubungan dengan masyarakat.

Lanjut Jania, setelah pengajuan pengunduran dirinya ini, tidak menutup kemungkinan jika jadwal berobat selesai lebih cepat maka ia bisa kembali kerja. Dan jika lebih lama tidak menutup kemungkinan juga akan bertambah waktu cutinya.

Selain karena alasan pengobatan dan terapi yang rutin, Jania menambahkan jika ia saat ini juga tengah fokus untuk mendampingi salah satu anaknya yang baru akan masuk SMA di luar Timika.

“Karena pertimbangan itu saya mengambil cuti besar dan ini dilakukan dalam jangka waktu lama maka saya mengundurkan diri dari jabatan,” katanya.

Sementara itu, mengenai masalah audit keuangan pada dinasnya, Jania menegaskan jika diperlukan maka ia tetap akan memenuhi panggilan karena ini masih tetap menjadi tanggung jawabnya.

“Ini (audit) tetap tanggung jawab saya.
Jika dipanggil tetap memenuhi panggilan yang terpenting tidak pas jadwal pemeriksaan dokter. Untuk masalah audit tetap saya tidak bisa lari,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *