Info Terbaru

Karyawan Freeport Meninggal Dunia Ditembak OTK di Area Grasberg

×

Karyawan Freeport Meninggal Dunia Ditembak OTK di Area Grasberg

Sebarkan artikel ini
Proses olah TKP kasus penembakan oleh OTK di area Grasberg, Distrik Tembagapura.

Timika (suaramimika.com) – Seorang karyawan PT Freeport Indonesia meninggal dunia akibat ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) di area Jayapura Ex Pontil, bekas lahan reklamasi Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 08.39 WIT.

Data kepolisian menyebutkan, korban diketahui berinisial SM (49), yang merupakan karyawan Departemen Eksplorasi, yang meninggal dunia akibat luka tembak di bagian kepala sebelah kanan yang tembus hingga telinga kiri.

Sementara satu orang saksi yang berada di lokasi, berinisial AM, mengalami luka lecet pada telapak tangan kanan akibat terjatuh saat berusaha menyelamatkan diri.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman melalui Kasie Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona dalam keterangannya menyebut bahwa berdasarkan keterangan awal saksi, saat itu korban dan saksi sedang melaksanakan pekerjaan pengukuran water level di area Jayapura Ex Pontil menggunakan kendaraan operasional.

Setelah pekerjaan selesai, korban berada di bagian belakang kendaraan untuk merapikan peralatan kerja, sementara saksi berada di samping kendaraan.

“Tidak lama kemudian saksi mendengar suara tembakan, dan melihat korban telah tergeletak bersimbah darah di atas kabin kendaraan. Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut, melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan,” jelas Iptu Hempy.

Kemudian tim respon gabungan dari aparat keamanan, termasuk tim keamanan perusahaan dan tim medis, kemudian tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta mengevakuasi korban ke Rumah Sakit Tembagapura di MP 68.

“Korban tiba di rumah sakit sekitar pukul 10.40 WIT, dan dinyatakan meninggal dunia,” sambung Kasie Humas.

Menurutnya, personel Polsek Tembagapura yang dipimpin Wakapolsek, Iptu Eksan Laane langsung melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit, serta melakukan proses identifikasi dan visum luar terhadap jenazah korban.

“Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka tembak, pada kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri,” ungkap Kasie Humas.

Sementara itu, aparat keamanan juga telah melakukan olah TKP di area Grasberg.

Menurut Kasie Humas bahwa saat proses evakuasi dan pengamanan berlangsung, sempat terjadi kontak tembak oleh Satgas Amole dengan kelompok bersenjata di sekitar lokasi.

Pihak Kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengungkap pelaku penembakan.

“Dugaan sementara mengarah pada keterlibatan kelompok kriminal bersenjata, yang diduga masih berada di sekitar area Grasberg,” beber Iptu Hempy.

Ia menambahkan bahwa jenazah korban, rencananya akan dipulangkan ke rumah duka di Bandung pada Kamis (12/3/2026).

“Polres Mimika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Aparat keamanan juga akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan langkah-langkah penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Mimika, khususnya di area Tembagapura dan sekitarnya,” papar Kasie Humas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *