Timika (Suaramimika.com) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mimika telah merampungkan agenda Musrenbang Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Dikebut sehari penuh, Musrenbang RKPD menghasilkan 145 program.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Drs. Ananias Faot mengatakan, setelah menyelaraskan pandangan demi satu tujuan yakni membangun Mimika yang sejahtera, mandiri dan berdaya saing maka dengan tema pembangunan 2027 ada beberapa poin krusial yang harus diperhatikan.
Beberapa poin itu yakni perhatian pada sektor ekonomi lokal. Selanjutnya pemberdayaan UMKM dan koperasi yang menjadi tulang punggung ekonomi. Untuk itulah dinas terkait tidak hanya membantu barang saja melainkan pendampingan.
Ke tiga, digitalisasi adalah kunci percepatan dan transparansi dengan pelayanan publik yang mudah serta dapat diakses melalui genggaman tangan.
Ananias berharap setiap usulan program harus dikawal hingga tahap penganggaran dan memiliki dampak panjang bagi anak cucu di Kabupaten Mimika.
“Saya apresiasi kepada semua pihak yang terlibat untuk menghasilkan program di Musrenbang RKPD 2027 Ini,” ujarnya.
Kepala Bappeda Mimika, Septinus Timang
menyebut hasil pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 menghasilkan sebanyak 145 program dengan 332 kegiatan, disusul sub kegiatan sebanyak 2761.
Dari total program ini, estimasi jumlah pagu RKPD sebesar Rp 6.741.427.318.000.
Kata Septinus, dari total program yang dihasilkan melalui Musrenbang RKPD 2027 ini ke depan masih ada perubahan setelah nantinya dilakukan rasionalisasi.
“Ke depan ada kebijakan yang berubah dan akan memungkinkan dilakukan rasionalisasi termasuk efisiensi dari pemerintah pusat dan daerah mengikuti itu. Jika struktur anggaran dari pemerintah pusat menurun sesuai dengan sampah krisis global maka daerah mengikuti,” ungkapnya.
Septinus juga menegaskan jika program yang disusun pada agenda Musrenbang RKPD 2027 ini berdasarkan kebutuhan dan bukan keinginan.
“Program yang dihasilkan ini berdasarkan kebutuhan dan bukan keinginan,” pungkas Septinus. (Sitha).















