Timika (Suaramimika.com) – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika menanggapi soal beredarnya data sebanyak 198 jamaah calon haji yang beredar luas di grup-grup chat WhatsApp.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Muhammad Hilal, Jumat (24/4/202) mengatakan jika angka jamaah calon haji untuk tahun depan ini masih bersifat estimasi dan belum merupakan keputusan resmi pemerintah pusat.
Data calon jamaah haji untuk keberangkatan tahun depan ini kata Hilal berdasarkan data awal di Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskoat) dengan sistim digital terintegrasi milik Kementerian Agama untuk mengelola pendaftaran, pelunasan, hingga manifest penerbangan jemaah haji Indonesia secara real-time
“Estimasi yang kita sampaikan sebelumnya, sekitar 198 jamaah, tapi itu belum final karena hanya ancang-ancang berdasarkan data awal dari Siskohat dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Sampai saat ini belum ada rilis resmi dari pemerintah pusat,” ujar Hilal.
Jumlah calon jamaah haji yah telah beredar saat ini kata Hilal, tetap masih menunggu kebijakan resmi dari pusat. Di mana, angka tersebut masih bisa berubah, baik bertambah ataupun berkurang.
Dengan adanya astimasi calon jamaah haji ini diharapkan dapat memberikan gambaran awal untuk jamaah agar dapat mempersiapkan diri sejak khususnya dalam hal kesiapan finansial.
“Kita ingin jamaah yang namanya sudah masuk daftar bisa bersiap dari sekarang. Karena biasanya menjelang keberangkatan, masih banyak yang belum siap, terutama dari sisi biaya,” pungkas Hilal. (Sitha)















