Timika (Suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) mencatat sampai bulan Mei 2026 ini sudah ada 9.205 paket pekerjaan yang terinput dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).
Ribuan paket kegiatan ini kata Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro, Senin (4/5/2026) adalah hasil dari input rencana pengadaan yang dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Adapun jumlah paket tersebut setara dengan pagu anggaran Rp2,3 triliun atau 41 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Paket pekerjaan ini sendiri terdiri dari kegiatan e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukan langsung, tender, seleksi, swakelola yang dikecualikan dari pengadaan barang dan jasa.
“Itu semua dari OPD-OPD yang terdiri dari kegiatan e-purchasing, pengadaan langsung, penunjukan langsung, tender, seleksi, swakelola yang dikecualikan dari pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.
Dari 9.205 rencana pengadaan tersebut tambah Anton, baru 11 yang didelegasikan ke BPBJ untuk dilakukan proses lelang dan kontrak.
11 paket pekerjaan ini tambah Anton, baru didelegasikan oleh OPD ke BPBJ pada dua pekan lalu. Di mana, rata-rata paket pekerjaan jasa perencanaan dan jasa konsultansi perencanaan
“Sekarang ada sekitar 11 paket yang didelegasikan dari OPD yang untuk diproses di bagian pengadaan,” pungkasnya. (Sitha)















