Timika (Suaramimika.com) – Anggota DPR Papua Tengah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ardi, S.T kembali melaksanakan agenda Reses Tahap II Tahun 2026, di Kabupaten Mimika di Ballroom Cenderawasih, Hotel Serayu Timika, pada Sabtu (27/6/2026).
Pada agenda resesnya ini, Ardi menyerahkan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap pertama Tahun 2026.
Sebanyak 67 anak yakni 63 siswa mendapatkan Beasiswa PIP dari aspirasinya sebagai Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, dan siswa lainnya mendapatkan dukungan dari Program PKS.
Adapun para penerima beasiswa PIP adalah anak usia sekolah dengan usia 6 sampai 21 tahun dari keluarga tidak mampu, atau rentan miskin sesuai ketentuan pemerintah.
Selain menyerahkan langsung beasiswa PIP, dirangkaikan juga dengan talk show Hari Keluarga Nasional dengan tema “Keharmonisan keluarga turut membentuk karakter anak penerus bangsa”, yang menghadirkan narasumber yakni Ketua Alisa Khadijah ICMI Mimika, Hj. Rahmiah Iribaram.
Ardi mengatakan, setelah menerima beasiswa, langkah selanjutnya yakni proses pencairan sudah diaktifkan sepenuhnya pekan lalu bersama Bank BRI dengan nomor rekening virtual yang telah disiapkan.
“Cara pengambilan yakni cukup datang ke kantor BRI terdekat, dengan membawa sertifikat penerima dan Kartu Keluarga,” ujar Ardi,
Adapun jadwal pelaksanaan pemberian beasiswa PIP ini dilaksanakan 2 kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember sama seperti tahun sebelumnya.
Ardi juga berpesan agar dana ini harus benar‑benar digunakan, khusus untuk kebutuhan pendidikan anak, terlebih saat masa kenaikan kelas atau sekolah.
“Ini kan musim kenaikan kelas, kelulusan di sekolah. Jadi perlu seragam, sepatu, buku, alat tulis dan perlengkapan belajar lainnya yang baru agar mendukung semangat belajar mereka,” ucapnya.
Dalam momentum ini resesnya juga, sekaligus mengadakan talkshow di hari keluarga nasional.
“Kita tahu bahwa hari ini dinamika keluarga luar biasa, di mana anak sama orang tua kadang tidak nyambung seperti itu. Jadi dengan adanya seminar ini ataupun talkshow ini, ketika orang tua pengen anak itu sukses itu berawal orang tua itu sendiri, bagaimana lingkungannya dia, bagaimana keluarganya dia. Jadi banyak kita sebagai orang tua banyak yang ingin anak sukses tapi kita tidak memberikan contoh kepada anak tersebut,” urai Ardi.
Senada dengan hal itu, Hj. Rahmiah menyebut jika ia ingin menekankan pesan utama yakni eharmonisan keluarga berawal dari peran seluruh orang tua dan khususnya Ibu sebagai pendidik pertama dan utama.
“Dari keluarga yang rukun, damai, dan penuh kasih sayang, akan lahir generasi penerus yang memiliki karakter kuat, berakhlak mulia, dan berbudi pekerti luhur,” katanya.
Keharmonisan dalam keluarga adalah pondasi dasar agar anak-anak siap menghadapi tantangan masa depan dengan baik.
“Anak-anak tidak hanya membutuhkan banyak nasihat, tetapi yang paling utama adalah suri tauladan yang nyata dan baik, terutama dari Ibu karena keluarga adalah sekolah pertama dan paling utama bagi setiap anak,” pesanya.
Hj. Rahmiah juga mengajak semua khususnya para ibu untuk senantiasa menjadi contoh perilaku yang baik, dalam tutur kata dan perbuatan. Juga menjaga keharmonisan rumah tangga sebagai ruang pembentukan watak anak, serta menggabungkan pendidikan di rumah dengan dukungan fasilitas seperti beasiswa agar pendidikan anak berjalan lancar.
“Semoga perhatian seperti yang disampaikan oleh Bapak Ardi dan upaya kita semua berbuah manis, dengan terciptanya keluarga sejahtera, anak-anak berkarakter mulia, dan membangun masa depan yang lebih baik bagi Mimika serta seluruh wilayah Papua Tengah,” pungkas Hj. Rahmiah. (Sitha)
















