Timika (suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten Mimmika miliki dua aset yakni pesawat Cessna Grand Caravan 208 EX dan helikopter saat ini dala kondisi baik.
Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau, mengatakan, saat ini pesawat dan helikopter itu sedang berada di hanggar Bandar Udara Mozes Kilangin, dan dipastikan masih dalam kondisi yang baik.
Menurutnya Pemkab siap mengoperasikan penggunaan pesawat dan helikopter, namun masih ditemui kendala yakni belum ada operator yang bersedia.
Bahkan, Pemkab juga sudah membuka sistim lelang untuk membuka kemungkinan adanya operator yang bisa mengoperasikan pesawat tersebut.
Namun, dari dua operator yang mengikuti lelang, ternyata belum memenuhi beberapa persyaratan sehingga pengoperasian pesawat juga belum bisa dilakukan.
“Kita sekarang siap mengoperasikan, namun persoalannya kita belum punya operator yang bersedia. Kemarin kita sudah buka lelang, ada dua operator yang mendaftar. Dari persyaratan yang diajukan itu masih ada kekurangan. Oleh sebab itu kita tidak bisa meloloskan operator yang seperti itu. Maka kita harus buka ulang tendernya,” jelas Kateyau.
Lanjut Kateyau, walaupun belum ada operator namun Pemkab memastikan jika pesawat miliknya tetap bisa dioperasikan dan dapat memberikan kontribusi. Selain untuk pemerintah sendiri, juga bermanfaat untuk memberikan subsidi perintis bagi masyarakat dan memastikan jika pesawat ini bukanlah barang rongsokan.
“Dari segi manfaat, justru itu (pesawat) sangat memberikan kontribusi positif bagi pemerintah daerah, selain memberikan pelayanan bagi masyarakat. Jadi tidak benar kalau barang itu (pesawat) dibilang barang rongsokan,” tegas Kateyau.
Lanjut Kateyau, di tahun 2026 ini, Pemkab kembali membuka pelelangan bagi operator yang siap untuk dapat mengoperasikan pesawat ini.
“Kita buka pelelangan tahun ini. Kalau memang ada operator yang memenuhi syarat, maka kita kontrak dengan mereka. Dalam waktu dekat kita akan rapat dengan tim, apa yang perlu disiapkan untuk lelang. Kalau sudah, pesawat siap beroperasi,” jelasnya.
Kateyau berharap di tahun ini, pesawat milik Pemkab Mimika bisa dioperasikan. “Harapan kita tahun 2026 ini bisa dioperasikan,” pungkasnya. (Sitha)




















