Ekonomi

Disperindag Mimika Pastikan Stok LPG, BBM dan Minyak Tanah Subsidi Aman

×

Disperindag Mimika Pastikan Stok LPG, BBM dan Minyak Tanah Subsidi Aman

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Kepala Disperindag Mimika, Sabelina Fitriani dan pihak terkait usai rapat soal pasokan bahan bakar di kantor Disperindag, Rabu (1/4/2026)

Timika (Suaramimika.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika memastikan stok LPG, BBM, dan minyak tanah bersubsidi masih terjamin, aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kepastian akan stok LPG, BBM dan minyak tanah bersubsidi aman setidaknya untuk 10 sampai 13 hari ke depan setelah Disperindag menggelar rapat untuk mendengarkan pasokan bersama dengan instansi terkait yakni Dinas Perikanan, Dinas Kesehaan, Dinqs Perhubungan, Dinas Tanaman Pangan, agen minyak tanah, pimpinan Pertamina dan distributor LPG, pada Rabu (1/3/2026) di ruang rapat kantor Disperindag Mimika.

“Stok BBM dan minyak tanah bersubsidi, LPG ini stoknya cukup ada 10-13 hari ke depan. Per tanggal hari ini minyak tanah masuk stoknya 12 hari ke depan. Kapal sudah masuk mulai hari ini. BBM subsidi dan non subsidi stoknya cukup atau tersedia,” jelas Kepala Disperindag, Sabelina Fitriani.

Lanjut Sabelina, memang terjadi kelangkaan bahan bakar seperti LPG di beberapa toko. Namun setelah mendengarkan informasi langsung dari pihak distributor sampai Pertamina, dipastikan untuk dua pekan ke depan stok masih aman dan tercukupi.

“Kita khawatir karena masyarakat yang panik kalau ada kelangkaan bahan bakar. Kita himbau masyarakat tidak panik. Karena sejauh ini stok masih aman,” ungkapnya.

Disperindag lanjut Sabelina, tetap akan melakukan pengawasan di lapangan untuk memantau adanya peredaran bahan bakar ini.

“Kami akan mulai pengawasan baik distributor LPG yang punya ijin maupun tidak punya ijin dan di SPBU juga,” jelasnya.

Untuk diketahui jumlah stok BBM yang dipaparkan oleh Pertamina yakni BBM subsidi, stok Pertalite tercatat sebanyak 1.534 kiloliter (KL) dengan ketahanan hingga 13 hari ke depan, serta tambahan pasokan sekitar 700 KL yang dijadwalkan tiba pada 2 April 2026.

Sementara itu, Biosolar tersedia 1.800 KL dengan ketahanan sekitar 6 hari, dan akan mendapat tambahan 1.000 KL pada tanggal yang sama.

Minyak tanah saat ini memiliki stok 753 KL dengan ketahanan 10 hari, ditambah pasokan masuk sebesar 300 KL pada hari ini.

Untuk BBM non-subsidi, Pertamax tersedia 150 KL dengan ketahanan 6 hari dan akan mendapat tambahan 200 KL. Dexlite tercatat 100 KL dengan ketahanan hingga 8 hari, meskipun belum ada informasi terkait pasokan tambahan.

Sementara Avtur tersedia 753 KL dengan tambahan 1.500 KL yang akan segera sandar, dengan ketahanan sekitar 5 hari.

Sedangkan elpiji saat ini Mimika terdiri dari 5,5 kilo sebanyak 2.520 tabung, 12 kilo ada 1.522 tabung, 50 kilo sebanyak 615 tabung. Elpiji 5,5 kg sebanyak 210 tabung dalam perjalanan. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *