Timika (Suaramimika.com) – Kodim 1710/ Mimika menggelar upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di lapangan upacara Makodim 1710/ Mimika, pada Rabu (22/4/2026).
Upacara pembukaan TMMD iti dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob, Pj Sekda Mimika, Abraham Kateyau, Dandim 1710/ Mimika, Letkol Inf. Teuku Jozanda dan tamu undangan.
Bupati Mimika dalam sambutannya mengatakan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi menyentuh aspek non fisik yang sangat penting bagi masyarakat.
“Program ini merupakan wujud nyata kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat gotong royong, serta pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Bupati memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1710/Mimika, yang secara konsisten melaksanakan program TMMD sebagai bentuk komitmen membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kata Rettob, pemerintah Kabupaten Mimika, mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-128 ini dan berharap program tersebut mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam pembangunan infrastruktur dasar.
Bupati berharap melalui TMMD ini, mampu mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini, termasuk menjaga dan memanfaatkan hasil pembangunan dengan baik.
“Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada TNI dan pemerintah, tetapi juga pada partisipasi masyarakat,” ucap Bupati.
Sementara itu, Pasiter Satgas TMMD ke-128, Kapten Heru, dalam laporannya menguraikan pelaksanaan program ini berlandaskan sejumlah instruksi resmi dari komando atas, termasuk Surat Telegram Pangdam XVII/Cenderawasih dan Danrem 173/PVB, serta program kerja dan anggaran teritorial Kodim 1710/Mimika Tahun 2026.
“TMMD ini merupakan program terpadu lintas sektor yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” urainya.
Pelaksanaan TMMD, sasaran fisik yakni pembangunan lima unit rumah panggung tipe 36, yang diperuntukkan bagi masyarakat setempat.
Selain itu, program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) juga diwujudkan melalui pembangunan lima unit sumur bor, lengkap dengan fasilitas MCK umum guna meningkatkan akses air bersih.
Ada juga kegiatan non fisik yakni penyuluhan akan diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemanfaatan hasil laut yang disertai bantuan jaring ikan, penyuluhan kesehatan dan pencegahan stunting, hingga pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara serta bahaya Narkoba dan miras.
Satgas TMMD juga nanti akan menggelar pemutaran film pembangunan sebagai sarana edukasi dan hiburan.
Pada program tambahan, TMMD ke-128 juga menyasar penanaman mangrove seluas dua hektare sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pesisir.
Selain itu, dilakukan pembukaan lahan tidur seluas 1,5 hektare untuk dijadikan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Upaya penanganan stunting juga diperkuat melalui kegiatan posyandu dan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak.
Sementara itu, aksi pembersihan sampah laut menjadi bagian dari program TNI Manunggal dengan Alam. (Yero)















