Kabar Mimika

Pemkab Mimika Kerja Sama Dengan Negara Eswatini Melalui Perdagangan Karbon

×

Pemkab Mimika Kerja Sama Dengan Negara Eswatini Melalui Perdagangan Karbon

Sebarkan artikel ini
Johannes Rettob.

Timika (Suaramimika.com) – Hutan mangrove di Mimika membentang luas, dan memberikan keuntungan langsung maupun tidak langsung bagi perekonomian.

Melihat peluang jika mangrove tidak hanya sebagai penyangga pantai, tapi bisa juga dikembangkan untuk perdagangan karbon, maka Pemkab Mimika membuka peluang ekonomi mangrove Perdagangan Karbon (Blue Carbon) melalui kerja sama dengan Swaziland atau Eswatini (Negara di Afrika Bagian Selatan).

Ads

“Saya sudah ada tawaran dengan negara Swaziland itu satu negara kecil di Afrika tapi dia punya potensi yang besar. Saat ini dia terkaya di Afrika. Kita buat kerja sama untuk perdagangan karbon,” ujar Bupati Mimika, Johanes Rettob pada Kamis (25/6/2026).

Hutan mangrove di Mimika menyimpan potensi besar sebagai blue carbon, yang bernilai ekonomi miliaran rupiah per hektar.

Melalui perdagangan karbon dan pengembangan produk turunan (seperti teh dan stik mangrove), ekosistem ini diproyeksikan menjadi sumber pendapatan daerah alternatif yang menjanjikan.

Investor kata Rettob, akan menjaga ekosistem sekaligus mengembangkan hasil laut lokal seperti kepiting. Di mana nilai jual karbon baru terasa signifikan setelah sekitar 3 tahun berjalan.

“Walaupun akan menemui kesulitan di tahap awal, namun jika sudah berjalan akan berkelanjutan dan menguntungkan masyarakat luas,” jelasnya.

Untuk diketahui, mangrove memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan karbon \(CO_{2}\) yang sangat tinggi, jauh melebihi hutan tropis daratan. Nilai jasa lingkungan ini ditaksir mencapai angka \(\$2.798\) per hektar. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *