Timika (Suaramimika.com) – Seorang gadis asal Sulawesi Selatan, Makassar, bernama Suhartiwi atau yang sering disapa Tiwi (19), dengan tinggi badan 165 cm dan berat badan 57 kg yang berkediaman di Kota Timika dilaporkan menghilang.
Hingga hari ini, telah memasuki hari ke-15 sejak dilaporkannya kasus hilangnya Tiwi. Namun, sampai saat ini keberadaan yang bersangkutan masih belum diketahui.
Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua Pemuda Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Andi Aso Pawatangi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas belum ditemukannya Tiwi.
“Kami berharap seluruh pihak dapat turut memberikan perhatian dan dukungan, agar upaya pencarian dapat membuahkan hasil,” ujar Andi Aso, pada Jumat (31/7/2016).
Andi Aso juga berharap Kepolisian Republik Indonesia dapat memberikan atensi khusus terhadap kasus ini, dengan mengoptimalkan proses penyelidikan dan pencarian.
Sehingga penyebab hilangnya Tiwi dapat segera terungkap, dan keberadaannya dapat diketahui secepat mungkin.
“Kami berharap masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun, terkait keberadaan saudari Tiwi agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” harapnya.
Partisipasi masyarakat kata Andi Aso, sangat diharapkan untuk membantu mempercepat proses pencarian.
“Semoga ikhtiar bersama ini dapat membawa titik terang bagi keluarga yang hingga kini, masih menanti kabar mengenai keberadaan saudari Tiwi. Kami percaya dengan kerja sama semua pihak, kasus ini dapat segera terungkap,” ungkap Andi Aso.

Ia menguraikan bahwa sebelum menghilang pada hari Sabtu atau kurang lebih dua pekan lalu, Tiwi sempat menerima telepon dari mantan pacarnya mengaku sedang sakit sehingga yang bersangkutan berniat menjenguknya.
Namun pada hari Minggu, keluarga mendatangi mantan pacarnya untuk memastikan, dan ia mengatakan bahwa Tiwi tidak pernah datang ke rumahnya.
Sebelumnya, keluarga sudah melarang Tiwi untuk menjalin hubungan dengan mantan pacarnya itu lantaran ada persoalan internal.
Namun, keluarga Tiwi mengetahui bahwa mantan pacarnya itu masih sering mengikuti Tiwi dengan berbagai alasan agar mereka bisa menjalin hubungan mereka lagi.
Informasi terakhir dari pihak keluarga menyebutkan jika pada Sabtu malam Tiwi sempat menghubungi atasan tempatnya bekerja dan meminta uang bantuan uang sebesar Rp1.000.000.
“Saat itu suaranya terdengar menangis dan seperti berada dalam tekanan. Setelah itu, ponselnya tidak lagi aktif dan hingga sekarang belum ada kabar,” kata Andi Aso yang juga masih kerabat Tiwi.
Bahkan menurut Andi Aso bahwa Sepeda Motor milik Tiwi, ditemukan di sekitar KM 12, namun Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dari kendaraan itu sudah tidak ada.
Keluarga berharap apabila ada yang melihat keberadaan gadis tersebut, bisa mengubungi nomor 0895-2569-6473 atau pihak kepolisian terdekat. (Sitha)
















