Timika (Suaramimika.com) – Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika melakukan peninjauan langsung ke Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) penanggulangan bencana di kawasan SP 2, Timika.
Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan fasilitas, sistem pengendalian, serta tenaga teknis dalam memantau situasi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Mimika dari kawasan pegunungan hingga pesisir pantai dalam sepekan terakhir.
Plh Kepala BPBD Mimika menjelaskan, pengecekan ini krusial mengingat kondisi cuaca saat ini merupakan peristiwa alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti, namun tetap harus diantisipasi dampaknya terhadap masyarakat.
“Karena itu saya mau pergi pastikan apa peralatannya, sistemnya, pengendaliannya terkait tentang situasi Mimika saat ini terkait dengan cuaca. Kita mau pastikan sehingga kalau memang Mimika dalam kondisi seperti ini, apakah ada upaya yang harus kita laksanakan untuk minimal ikut memantau terhadap perkembangan situasi, karena yang ada ini kan bukan kejadian atas ulah manusia tapi ini peristiwa alam,” ujarnya, Rabu (7/10/2026).
Selain memantau kondisi cuaca, pihak BPBD juga menyoroti adanya potensi pencemaran udara akibat kondisi lingkungan dan cuaca belakangan ini. Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD berencana membangun koordinasi serta sinkronisasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya dengan Dinas Kesehatan.
“Terkait tentang itu, memang kita akan coba membangun sebuah koordinasi, sinkronisasi terhadap OPD terkait, untuk minimal terutama Dinas Kesehatan melihat apakah udara yang ada saat ini ikut berdampak atau terjadi pencemaran. Kita mau mengkoordinasikan beberapa OPD untuk menjadi sebuah tim sehingga ada kebijakan pemerintah yang bisa memberikan himbauan kepada masyarakat secara bersama-sama,” tambahnya.
Menanggapi aksi pencegahan yang telah dilakukan oleh berbagai OPD belakangan ini, seperti pembagian masker kepada masyarakat, pihak BPBD menilai langkah tersebut sudah tepat sebagai bentuk perlindungan awal.
Ke depan, melalui rapat koordinasi lintas sektor yang akan digagas, pemerintah daerah akan memfokuskan program pada tingkat pengamanan awal, termasuk masifnya pembagian masker untuk melindungi kesehatan pernapasan warga di tengah kondisi cuaca dan udara saat ini. (Sitha)















