Timika (suaramimika.com) – Bupati Mimika, Johanes Rettob membuka Rapat Kerja (Raker) I Pengurus Daerah Karang Taruna Kabupaten Mimika masa bakti 2025 – 2030 di Ballroom Hotel Cenderawasih 66, pada Selasa (30/12/2025).
Dengan mengusung tema ” Generasi Tangguh, Mandiri dan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045 “, Rettob berpesan agar pengurusnya dapat membuat program yang tidak muluk-muluk.
“Jangan buat program yang muluk-muluk, tapi buat program yang betul-betul akan dilaksanakan,” ujarnya.
Rettob juga menyebut jika tugas Karang Taruna pada tahun depan adalah, membentuk ranting Karang Taruna di tingkat distrik dan kelurahan.
Dalam satu tahun program kerjanya kata Bupati, minimal program yang dikerjakan bisa terlaksana 80 persen dari 100 persen, jangan hanya 30 persen saja.
Karang taruna ini, kata Bupati akan dibina oleh Dinas Sosial, jadi semua anggaran terkait karang taruna di Dinas Sosial sesuai dengan apa yang menjadi tujuan pembentukan karang taruna.
Katanya, yang terlibat dalam pengurus ini adalah betul-betul orang yang punya jiwa sosial dan bisa melaksanakan tugas-tugas sosial kemanusiaan.
“Dalam rencana kerja juga dimasukkan bahwa kalian alan membantu pemerintah dimana bekerjasama dengan kelurahan dan distrik,” ujarnya.
Ia mengatakan, membantu pemerintah seperti mendata masyarakat Mimika sesuai dengan desil agar dapat menjawab angka kemiskinan yang selama ini diperdebatkan dengan BPS dan masyarakat.
Sebagai generasi muda yang energi, generasi muda yang mandiri harus punya integritas dan punya identitas. Jangan karang taruna hanya dibentuk kemudian tidak berbuat apa-apa.
“Saya akan monitor terus. Kenapa saya betul-betul memperhatikan ini, karena kalian adalah anak muda yang bisa membantu pemerintah sampai di tingkat RT,” ungkapnya.
Sementata itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Mimika, Vinsensius Apoka mengatakan, melalui Raker ini ia berharap dapat menghasilkan program kerja dan menjadi dasar pijakan yang akan dilaksanakan dibawah kepemimpinannya.
“Harapan kami bahwa dari Raker ini menjadi dasar daripada pijakan karang taruna di tahun 2025, 2026 untuk menjalankan seluruh program,” ujarnya.
Adapun kata Vincen, program kerja yang akan dihasilkan ini berasal dari 11 bidang dengan jumlah anggota karang taruna sebanyak 70 an orang.
Dimana, anggota karang taruna berasal dari setiap distrik. Juga dari setiap kampung dan kelurahan.
“Kami anggota karang taruna secara keseluruhan kurang lebih 70-an diambil setiap distrik atau diambil dari dari mana pemuda yang dari pemudanya di memang di setiap distrik yang yang mantan-mantan karang taruna yang ada di kelurahan dan juga kampung,” pungkasnya. (Sitha)




















