Kesehatan

Program Cek Kesehatan Gratis di Mimika Telah Jangkau 8 Ribu Orang

×

Program Cek Kesehatan Gratis di Mimika Telah Jangkau 8 Ribu Orang

Sebarkan artikel ini
Reynold Rizal Ubra.

Timika (suaramimika.com) – Pada tahun 2025, program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan medical check up yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, telah menjangkau 8 ribu orang dari target 10 ribu orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra mengatakan, lebih dari 8 ribu masyarakat telah memanfaatkan layanan CKG dan medical check up atau sekitar 80 persen dari target 10 ribu orang.

Program tersebut kata Reynold, masih akan dilanjutkan tahun ini sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Tahun ini program CKG tetap jalan, dan medical check up juga masih kami lanjutkan. Di tahun 2025 lalu dari target 10 ribu orang, sekitar 8 ribu lebih sudah memanfaatkan layanan ini atau 80 persen sudah terjangkau,” ujar Reynold pada Selasa (3/2/2026).

Program CKG jelas Reynold, akan terus berjalan secara berkelanjutan. Idealnya, setiap masyarakat dianjurkan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin setiap enam bulan sekali.

“CKG ini jalan terus. Idealnya setiap enam bulan, kita melakukan pemeriksaan kesehatan,” ungkap Reynold.

Sementara itu, Komisi III DPRK Mimika sangat mendukung penuh program CKG yang telah dilakukan oleh Dinkes.

Ketua Komisi III DPRK, Herman Gagur mengatakan, program CKG ini diharapkan bukan hanya dilakukan dengan pemeriksaan saja namun tidak ada kelanjutannya.

“Program CKG itu sangat baik. Tentu kami dukung. Tapi, jangan hanya pemeriksaan tanpa ada follow upnya. Setelah cek kesehatan itu kalau ada indikasi penyakit yang ditemukan untuk rujukan itu, maka masyarakat harus hadir untuk uang yang bersangkutan mendapatkan layanan lanjutan,” jelas Herman.

Lanjutnya, jika hanya CKG saja tanpa ada tindak lanjutnya, maka program kesehatan yang dilakukan ini tentu kurang dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

“Yang paling penting itu tindak lanjut dari CKG, kalau sehat kan tidak ada masalah. Tapi kalau ada penyakit yang perlu ditindaklanjuti, ini penting diperhatikan pemerintah,” paparnya. (Sitha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *