Suara Parlemen

Reses Herman Gafur di Kelurahan Pasar Sentral, Mengemuka Persoalan Infrastruktur dan Layanan Sosial Masyarakat

×

Reses Herman Gafur di Kelurahan Pasar Sentral, Mengemuka Persoalan Infrastruktur dan Layanan Sosial Masyarakat

Sebarkan artikel ini
H. Moh. Imam Syahroni saat menyampaikan tausiyahnya pada agenda Reses Tahap I yang digelar oleh Anggota DPRK Mimika, Herman Gafur di Kelurahan Pasar Sentral.

Timika (suaramimika.com) – Anggota DPRK Mimika, Herman Gafur mengadakan reses tahap I di Daerah Pemilihan (Dapil) I Kelurahan Pasar Sentral Distrik Mimika Baru, pada Senin (16/3/2026).

Reses ini adalah yang ke dua kalinya setelah agenda yang sama, telah digelar di Kantor Kelurahan Otomona.

Pada reses ke dua ini ratusan masyarakat dari empat kelurahan yakni Kelurahan Otomona, Kelurahan Pasar Sentral, Kelurahan Sempan dan Kelurahan Koperapoka memadati area reses.

Selain reses, Herman yang juga Ketua Komisi III DPRK Mimika ini juga sekaligus menggelar buka puasa bersama.

Herman Gafur mengatakan, ada beberapa usulan yang disampaikan oleh masyarakat, yakni persoalan infrastruktur dan pelayanan sosial masyarakat.

Beberapa usulan yang disampaikan oleh masyarakat yakni penambahan fasilitas penerangan (lampu jalan), pelebaran jalan di kawasan irigasi dan lanjutan pelebaran jalan di depan SMA Negeri 6.

“Saya komitmen semua aspirasi itu bisa diperhatikan. Kita harus kawal bersama supaya konsisten untuk memperjuangkan aspirasi ini karena di Dapil III banyak persoalan yang belum selesai,” jelasnya.

Sementara itu untuk aspirasi seperti pemerataan BPJS Kesehatan dan persoalan pendidikan kata Herman, satu per satu sudah terselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama, masyarakat juga mengapresiasi Politisi Partai Bulan Bintang ini yang sudah merealisasikan usulan mereka tahun lalu. Beberapa usulan yang sudah terealisasi seperti pembangunan jembatan di Kelurahan Sempan, normalisasi kali dan talud, pembangunan rumah layak huni sebanyak tiga unit di Sempan, penambahan lampu jalan sebanyak 26 titik di tiga kelurahan.

Untuk diketahui, pada agenda reses ini, ada tausiyah yang disampaikan oleh Drs. H. Moh. Imam Syahroni yang mengatakan fungsi reses adalah menyambung ikatan emosional dengan masyarakat yang ada di Dapilnya masing-masing.

Ia mengungkapkan jangan sampai orang berbicara dengan orang bisu dan tersenyum dengan orang yang buta. Maka, pada reses ini ia harapkan tidak ada sekat antara wakil rakyat dengan masyarakatnya.

Selanjutnya, melalui reses bagaimana wakil rakyat dapat memahami apa yang menjadi usulan dan kebutuhan dari masyarakat di Dapilnya.

“Dengan reses Pak Herman Gafur ini kita berharap apa yang menjadi aspirasi dan usulan masyarakat di Dapilnya bisa didengar dan terealisasi demi kemaslahatan umat,” ungkapnya.

Moh. Imam juga mengungkapkan jika masyarakat di Kabupaten Mimika yang berasal dari berbagai suku, agama dan ras, akan tetap bersatu apabila saling menghormati dan menghargai. Dibutuhkan adanya peran para tokoh agama di tengah umat karena mereka bisa didengarkan oleh masyarakatnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *