Ekonomi

Sempat Langka, Stok LPG Ukuran 12 Kg di Timika Akan Masuk Pada 8 April

×

Sempat Langka, Stok LPG Ukuran 12 Kg di Timika Akan Masuk Pada 8 April

Sebarkan artikel ini
Antrian pengisian gas 12 kg tadi pagi di distributor PT. Mitra Indi Matam di Nawaripi.

Timika (Suaramimika.com) – Pertamina memastikan stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 12 kilogram di Timika yang saat ini masih terbatas, dan akan kembali memenuhi kebutuhan masyarakat pada 8 dan 13 April.

Saat ini dari tiga agen yang ada, hanya satu agen yang aktif melayani penjualan kepada masyarakat yakni di distributor

“Stoknya hanya terbatas karena penjualan terfokus di satu agen, yaitu di Nawaripi. Namun penjualan dibatasi hanya untuk kebutuhan rumah tangga,” ujar Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kalla, Senin (6/3/2026).

Junaedi mengatakan, keterbatasan stok terjadi karena distribusi sementara difokuskan di satu agen, yakni PT Mitra Indi Matam di wilayah Nawaripi.

“Stok akan masuk kembali pada 8 April dan 13 April, sehingga ketersediaan akan bertambah,” jelas Junaedi.

Pasokan tambahan kata Junaedi, akan segera masuk dalam waktu dekat melalui jalur distribusi laut dari Surabaya dan Makassar.

Sementara itu, Owner PT Mitra Indi Matam, H. Andi Tajerimin, mengatakan, pihaknya menjalankan arahan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta Pertamina untuk membatasi penjualan hanya bagi rumah tangga.

“Kami juga menyayangkan ada kios yang menjual gas hingga Rp800 ribu. Kalau kami keluarkan 2.000 tabung dalam satu hari, bisa langsung habis karena tidak bisa membedakan pembeli rumah tangga atau bukan. Maka kami batasi satu orang satu tabung,” ujarnya.

Pihak agen kata Tajerimin, telah menyiapkan ribuan tabung di Makassar, namun belum seluruhnya mendapatkan pasokan untuk dikirim ke Timika.

“Tabung kita di Makassar itu hampir 6 ribu, tapi yang terisi baru sekitar 2 ribu lebih. Kita masih menunggu suplai tambahan supaya bisa dikirim ke Timika,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kelangkaan ini bukan disengaja, melainkan murni karena keterbatasan distribusi dari pusat pengisian.

“Kalau kuota dari Makassar lancar, tidak akan terjadi kelangkaan seperti ini,” jelasnya.

Untuk diketahui, stok LPG ukuran 12 kilogram diperkirakan akan segera habis dalam waktu dekat, bahkan kemungkinan menjadi hari terakhir penjualan. Adapun LPG ukuran 5,5 kilogram dan 50 kilogram masih tersedia dalam jumlah terbatas.

Tejerimin menyebut, mereka baru saja mendapat tambahan kuota sekitar seribu tabung dari Makassar. Namun, pengiriman masih membutuhkan waktu sekitar tujuh hari tergantung kondisi cuaca dan jadwal kapal.

“Kalau cuaca mendukung, paling lambat tujuh hari sudah sampai. Kita kirim pakai kapal karena belum ada kapal khusus yang langsung ke sini,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *