Timika (Suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menggandeng pihak Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk melakukan peninjauan dan pemetaan potensi yang ada di 133 kampung dan 18 distrik.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, Kamis (30/4/2026) mengatakan kerja sama tersebut digelar untuk mendapatkan data yang real guna pemerataan pembangunan dan melaksanakan program pembangunan dari kampung ke kota.
Pemetaan kampung dilakukan dengan menghitung Indeks Pembangunan Manusia (IPM), angka kemiskinan, stunting sampai
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).
“Saya sekarang kerja sama dengan Uncen dan Brida Mimika untuk meninjau potensi, pemetaan kampung, menghitung IPM di kampung. Juga soal angka kemiskinan, stunting, PDRB di setiap kampung itu akan dipetakan semua,” ujarnya.
Peninjauan dan pemetaan yang dilakukan di setiap kampung ini kata Rettob, dikarenakan berdasarkan hasil penelitian pembangunan di Mimika dengan anggaran yang besar ternyata dinyatakan tidak sehat.
“Hal ini dikarenakan 80 persen total penduduk ada di seputaran kota Timika. Untuk itulah, dengan dilakukan pemetaan ini maka pembangunan bisa dilakukan dengan merata,” tegasnya.
Nantinya lanjut Rettob, tugas pemetaan potensi kampung melibatkan Uncen di Kabupaten Mimika bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi dan potensi spesifik 133 kampung di wilayah tersebut sebagai dasar intervensi program pembangunan. (Sitha)















