Kabar Mimika

Respon Aduan Warga Soal Jalan Berlubang, Dinas PUPR Mimika Lakukan Pemeliharaan

×

Respon Aduan Warga Soal Jalan Berlubang, Dinas PUPR Mimika Lakukan Pemeliharaan

Sebarkan artikel ini
Inosensius Yoga Pribadi.

Timika (Suaramimika.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika tetap melaksanakan pemeliharaan jalan secara berkelanjutan, terutama menanggapi banyaknya pengaduan masyarakat melalui Kanal Mimika Center terkait kondisi jalan yang berlubang.

Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, kondisi jalan berlubang diperparah oleh musim hujan.

Ads

Melihat kondisi curah hujan yang masih terjadi ini, pemeliharaan jalan berlubang dilakukan dengan menggunakan campuran semen dan aditif.

“Tidak menggunakan aspal saat ini karena kandungan air di permukaan jalan masih tinggi, sehingga aspal akan mudah terlepas kembali. Semen dengan aditif dipilih agar cepat kering dan memberikan keamanan segera,” ujar Yoga, pada Senin (15/6/2026).

Setelah jalanan berlubang selesai dilapisi dengan semen, kata Yoga, diimbau kepada masyarakat untuk sementara tidak melintasi titik yang baru ditambal sampai benar-benar kering, agar hasil perbaikan dapat bertahan lama dan tidak menimbulkan bahaya baru.

Lanjutnya, mengapa jalan berlubang dilapisi semen dan bukan aspal terlebih dahulu selain karena masih musim hujan, juga dikarenakan faktor adanya kenaikan harga material.

“Harga aspal semula sekitar Rp1,9 juta per meter persegi, kini naik menjadi sekitar Rp 2,9 juta, meningkat hampir 100 persen akibat kenaikan BBM,” katanya.

Hal lain adalah karena adanya anggaran pemeliharaan jalan yang terbatas, yakni di tahun ini hanya sekitar Rp 400 juta, sehingga harus digunakan seefektif mungkin.

“Jika menggunakan aspal di musim hujan, hasilnya tidak awet dan justru memboroskan dana,” ungkap Yoga.

Perbaikan tambahnya, tetap diprioritaskan pada titik-titik yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, sesuai laporan dan pengaduan yang masuk dari masyarakat.

“Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan pengguna jalan terlebih dahulu, sebelum perbaikan permanen dapat dilakukan saat kondisi cuaca memungkinkan,” papar Yoga. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *