Kabar Mimika

Pemuda Muslim Mimika Nyatakan Empat Poin Sikap Komitmen Pada Agenda Diskusi dan Deklarasi “Tong Jaga Timika”

×

Pemuda Muslim Mimika Nyatakan Empat Poin Sikap Komitmen Pada Agenda Diskusi dan Deklarasi “Tong Jaga Timika”

Sebarkan artikel ini
Foto bersama usai diskusi dan deklarasi Pemuda Muslim Mimika di salah satu Jalan Belibis, Jumat (15/5/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Pemuda Muslim Mimika Indonesia (PMII) menyatakan empat poin sikap dan komitmennya, pada agenda diskusi dan deklarasi dengan tema “Tong Jaga Timika”, di salah satu cafe di Jalan Belibis, Timika Indah, pada Jumat (15/5/2026).

Diskusi dan deklarasi yang menghadirkan narasumber, Kepala Distrik Mimika Baru (Miru), Merlyn Temorubun, Ketua Dewan Adat Daerah (DAD), Vincent Oniyoma, perwakilan Polres Mimika, Ipda Antonius dan Ketua Karateker KNPI Mimika, Arden C. Temorubun ini, PMII menyadari sepenuhnya peran dan tanggung jawab terhadap masa depan agama, bangsa, dan negara.

Untuk itulah, Ketua PMMI, Debi Santoso menyampaikan empat poin sikap dan komitmen yakni pertama, menjunjung Tinggi Nilai Islam : Berkomitmen menjadi pemuda yang berakhlakul karimah, menjadikan Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman utama dalam berpikir, bertindak, dan berkarya.

“Kedua merawat Persatuan Umat, dengan mengedepankan sikap ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam), dan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan bangsa), serta menolak segala bentuk perpecahan dan intoleransi di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Lanjutnya, yang ketiga yakni, mengawal kemajuan Mimika, berperan aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan Daerah, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap menjadi garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas di Mimika.

“Keempat, menjadi teladan sosial, menjadi generasi muda muslim yang produktif, inovatif, dan membawa manfaat (rahmatan lil ‘alamin) bagi masyarakat luas serta lingkungan sekitar di Mimika,” jelas Debi.

Sementara itu, Kadistrik Miru dalam pemaparannya mengatakan, menjadi anak muda harus benar-benar memiliki rasa untuk menjaga Timika, sama halnya seperti permasalahan membuang sampah, pemuda harus berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Kalau setiap pemuda meningkatkan kesadaran terkait sampah ini, maka saya yakin masyarakat pun akan ikut sadar akan lingkungan, karena kita bukan kurang sosialisasi namun kita kurang memberikan kesadaran kepada masyarakat,” ucapnya.

Maka itu ia mengajak semua pemuda di Mimika untuk menunjukkan peran dan sikap positif, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Bukan hanya sampah namun juga meningkatkan kesadaran keamanan di setiap wilayah.

“Kita boleh memberikan kritik, namun bagaimana juga kita bisa menjadi contoh yang baik, sehingga dapat membangun Mimika yang lebih baik,” jelas Merlyn.

Dalam kesempatan yang sama, Arden menyebut jika kemajuan suatu daerah, ada di tangan para pemudanya. Menengok Kabupaten Mimika mulai dari struktur pemerintahan sampai TNI dan Polri, sudah ada peran dari pemuda yang tidak terlepas dari ide dan gagasan mereka.

Mimika hari ini kata dia, memulai revolusi baru sebagai pemuda. Dengan peran KNPI yang menjadi wadah dari semua OKP, berupaya untuk ide dari para pemuda dapat diakomodir. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *