Timika (Suaramimika.com) – Pemilihan ketua RT di Distrik Mimika Baru (Miru) sudah selesai dilakukan di tiga kelurahan yakni Timika Jaya, Perintis dan Otomona. Sementara untuk kelurahan lainnya, masih dalam progres sekitar 80 hingga 90 persen.
Kepala Distrik Miru, Merlyn Temorubun memastikan jika ketua RT terpilih akan diberikan SK oleh distrik dari rekomendasi setiap kelurahan.
Dalam SK tersebut ada dilampirkan beberapa poin, salah satunya ketua RT akan dievaluasi setiap 6 bulan sekali. Dan apabila dalam 6 bulan tidak menunjukkan perubahan, maka siap untuk digantikan.
“SKnya seragam dari distrik, maka itu ada beberapa hal yang kami tegaskan, apabila tidak perform selama 6 bulan siap digantikan. RT-RT ini juga siap mendukung semua program pimpinan daerah serta program nasional, jadi RT ini yang akan siapkan berbagai data warga,” ujar Merlyn, Sabtu (16/5/2026).
Kata Merlyn, proses pemilihan ketua RT ini dilakukan tanpa biaya atau 0 rupiah dan tidak ada anggaran.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas, yang ikut mengawal pelaksanaan ini. Untuk sampai saat ini yang sudah terbentuk yakni 231 ketua RT,” jelas Merlyn,
Lanjut Merlyn, pemilihan ketua RT ini dilakukan melalui beberapa proses yakni dimulai dari setiap RT yang akan merekomendasikan 2 hingga 3 kandidat.
Mereka akan memaparkan visi dan misi masing-masing, melalui video yang diunggah ke media sosial. Kemudian, warga setempat, akan melihat video tersebut dan memilih salah satu kandidat versi mereka.
“Warga ini juga berharap adanya proses demokrasi pada tahapan pemilihan RT, sehingga dengan melalui beberapa tahapan. Barulah warga memilih, jadi prosesnya dari masyarakat untuk masyarakat,” ungkap Merlyn.
Sementara itu, untuk insentif RT ini ada pada anggaran di distrik, setelah menerima SK maka insentif akan dibayarkan setiap triwulan. Namun distrik masih harus berkoordinasi apakah untuk RT pemekaran dapat terakomodir atau hanya dihitung RT sebelum pemekaran.
“Untuk insentif ini masih kita lihat bagaiman kemampuan distrik. Apakah nanti semua RT dapat itu kita akomodir, termasuk dengan RT pemekaran ataukah hanya RT sebelumnya saja,” pungkas Merlyn. (Sitha)














