Kabar Mimika

Bapenda Mimika Tetap Upayakan Masyarakat Wilayah Pesisir dan Pegunungan Bayar Pajak

×

Bapenda Mimika Tetap Upayakan Masyarakat Wilayah Pesisir dan Pegunungan Bayar Pajak

Sebarkan artikel ini
Drs. Dwi Cholifah.

Timika (Suaramimika.com) – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mimika tetap mengupayakan agar masyarakat sebagai Wajib Pajak (WP) di wilayah pesisir dan pegunungan untuk membayar pajak.

Walaupun nilai pajak tidak sebesar di wilayah perkotaan, namun Bapenda tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak.

Ads

Kepala Bapenda Mimika, Drs. Dwi Cholifah mengatakan, pihaknya melakukan pelayanan langsung pembayaran pajak daerah di seputaran kota Timika yakni di lima distrik yang diselenggarakan di beberapa titik layanan, sebanyak 12 titik.

Untuk wilayah luar kota seperti di Agimuga dan Atuka, saat ini baru dilakukan tahap sosialisasi.

“Fokus utama adalah sosialisasi, namun tetap didorong untuk melakukan pembayaran pajak,” ujar Dwi, Rabu (17/6/2026).

Jenis pajak yang umum dibayarkan di wilayah ini kata Dwi, terbatas pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), mengingat belum ada potensi pajak lain seperti pajak hotel dan sejenisnya.

“Masyarakat yang ingin membayar tetap dipersilakan untuk melakukannya,” jelasnya.

Masa kegiatan pelayanan tambahnya, secara terjadwal berlangsung selama 1 bulan.

Setelah masa tersebut berakhir, sosialisasi dan pelayanan tetap akan dilanjutkan secara berkelanjutan.

Layanan lanjutnya, dapat dilaksanakan selama tersedia akses sinyal internet, karena sistem yang digunakan sudah berbasis aplikasi web, sehingga tidak terikat pada lokasi kantor saja.

Sementara itu, untuk pelayanan didalam kota selain lokasi di pusat perbelanjaan/mall, tersedia di SP 1, SP 4 Iwaka, serta Pasar Sentral.

Layanan keliling menggunakan 1 unit kendaraan operasional yang berkeliling di seputaran kota. kantor-kantor instansi, dan wilayah perkotaan lainnya.

“Wilayah dalam kota (5 distrik) dilakukan pelayanan pembayaran pajak secara langsung, mengingat potensi penerimaan pajak lebih besar dan beragam di wilayah ini,” pungkas Dwi. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *