Religi

Wabup Mimika : MTQ Ke-1 Tingkat Papua Tengah Tunjukkan Kebersamaan Erat 7 Kabupaten

×

Wabup Mimika : MTQ Ke-1 Tingkat Papua Tengah Tunjukkan Kebersamaan Erat 7 Kabupaten

Sebarkan artikel ini
Emanuel Kemong

Timika (Suaramimika.com) – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Kabupaten Mimika menunjukkan kebersamaan yang erat dari para peserta dan tim official dari 7 kabupaten.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong mengatakan, kebersamaan ini dapat terlihat jelas sejak acara ramah tamah dimulai.

Ads

“Jabat tangan terjalin begitu erat. Saya melihat betapa akrabnya kalian, saling bersalaman, duduk berdampingan, dan berdiri tegak bersama,” ujar Wakil Bupati Emanuel Kemong saat pembukaan MTQ di Gedung Eme Neme Yauware, Selasa (14/7/2026).

Kebersamaan ini kata Oemong, adalah hal sesuatu positif dan luar biasa karena menunjukkan jika tidak ada sekat yang membedakan antara satu kabupaten dengan kabupaten lainny.

“Kita semua adalah saudara yang berdiri di atas landasan yang sama. Inilah momen yang tepat melalui perhelatan MTQ ini, kita benar-benar bersatu kembali,” jelas Kemong.

Untuk itulah, kepada peserta dari 7 kabupaten yaitu Paniai, Puncak Jaya, Puncak, Dogiyai, Deiyai, Nabire, dan Mimika, Kemong menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Apresiasi juga ia berikan kepada seluruh panitia pelaksana, khususnya LPTQ Provinsi Papua Tengah, LPTQ Kabupaten Mimika, Kementerian Agama, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga MTQ pertama Papua Tengah dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

Selanjutnya, melalui perhelatan ini, mulai hari ini, esok, dan seterusnya kata Kemong, adalah jalan lahirnya para hafiz, hafizah, serta generasi qur’ani yang kelak mampu mengharumkan nama Provinsi Papua Tengah, baik di kancah nasional, hingga semoga ke tingkat internasional.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta dan kafilah: laksanakanlah kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Jaga kesehatan, makan dengan teratur, dan istirahatlah yang cukup, karena perjalanan kita masih panjang selama lomba,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *