Timika (Suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menggelar Festival UMKM dalam rangka memperingati Hari UMKM Nasional ke-10, Tahun 2026 sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Festival hari UMKM ini dimeriahkan oleh 125 pelaku usaha yang memadati pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Senin (10/8/2026).
Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan, festival UMKM ini sebagai momentum penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, mendorong produk lokal agar naik kelas, serta memperluas akses digital dan pemasaran hingga ke pasar global.
“Apa yang sedang kita laksanakan hari ini bukan sekadar perayaan ini adalah langkah nyata dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor UMKM yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Rettob.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai kesempatan luar biasa untuk memperkuat fondasi ekonomi kita, lahir dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat melalui UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, cintailah, belilah, dan gunakanlah produk-produk lokal, hasil karya anak-anak daerah kita sendiri. Ketika kita membeli produk UMKM lokal, sesungguhnya kita sedang melakukan hal-hal besar secara bersama-sama,” jelasnya.
Dengan membeli produk lokal, juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sendiri, membuka dan memperluas lapangan kerja. Dan yang paling penting memperkuat ketahanan ekonomi daerah dari akar rumput.
“Membeli produk lokal bukan sekadar belanja, itu adalah bentuk investasi kita bersama untuk Mimika yang lebih mandiri,” ungkapnya.
Untuk itu, ia berharap seluruh pihak menyadari peran masing-masing dan bergerak bersama.
Sementara itu, kepada seluruh instansi teknis, khususnya Dinas Koperasi, UKM, serta Dinas Perindustrian Perdagangan untuk terus memberikan pendampingan dan meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM.
“Kepada para pelaku UMKM teruslah berinovasi dan tingkatkan kualitas produk. Jaga mutu itu adalah nyawanya. Jika ingin bersaing hingga ke tingkat internasional, kita juga harus memperbaiki kemasan produk kita agar pantas dan menarik,” katanya.
Instansi teknis lanjutnya, wajib membantu dan membimbing mereka dalam hal ini.
Selain itu, kepada seluruh perbankan, termasuk Bank Papua yang ada di tengah kota untuk membantu mereka. Apabila ada pelaku UMKM mengajukan pembiayaan, diharapkan prosesnya bisa dengan cepat dan dipermudah persyaratannya.
“Jangan justru menyulitkan masyarakat kecil yang ingin berjuang mandiri. Teruslah memanfaatkan teknologi digital, ini bukan pilihan lagi, melainkan keharusan,” ungkapnya.
Rettob berharap Festival Hari UMKM Nasional ke-10 dan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 ini berjalan lancar, meriah, dan membawa berkah bagi semua.
“Semoga semangat kemerdekaan dan semangat berwirausaha terus menyala di hati setiap anak Mimika. Maju terus UMKM Mimika terkoneksi, naik kelas, dan mengharumkan nama daerah kita tercinta,” pungkas Rettob. (Sitha)














