Timika (Suaramimika.com) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Innosensius Yoga Pribadi mengungkapkan jika perbaikan Jalan Anggrek, Kelurahan Sempan, Distrik Mimika Baru belum dapat dilakukan di Tahun 2026 ini.
Yoga menyampaikan, sebenarnya anggaran untuk perbaikan Jalan Anggrek ini sudah diajukan. Namun, dikarenakan adanya efisiensi dan status tanah yang sampai sekarang belum ada kejelasan, sehingga pekerjaan belum dapat dijalankan.
“Kita sudah anggarkan tahun ini untuk pekerjaan (Jalan Anggrek). Cuma karena terjadi efisiensi dan status tanah yang sampai sekarang belum ada kejelasan, sehingga teman-teman Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyarankan untuk jangan dilakukan dulu kegiatan pembangunan, sehingga anggaran itu kita kembalikan,” jelas Yoga, Rabu (2/9/2026).
Perbaikan Jalan Anggrek ini kata Yoga, tidak bisa dilaksanakan karena masalah status tanah yang masih cukup alot.
Aparat penegak hukum (APH) kata Yoga, juga mengingatkan agar pekerjaan perbaikan Jalan Anggrek ini ditunda terlebih dahulu sampai ada kejelasan soal status tanah.
“Teman-teman dari APH juga seminggu ingatkan kami untuk membangun sesuatu kita pastikan tentang status tanah. Tapi sebelumnya, pemilik tanah sebenarnya sudah tidak masalah. Mereka sudah menyetujui itu, cuma administrasi pemerintahan, dalam hal ini tentang metode pemberian ganti untung atau ganti rugi itu yang harus dianalisa baik,” ungkap Yoga.
Dalam masukan dari BPN juga kata Yoga disebutkan jika dalam pelepasannya itu memang masuk, tapi dalam pembuatan sertifikat tidak sehingga akan dipikirkan kembali bagaimana tekniknya.
“Kalau pemilik tanah sudah tidak masalah, sudah dialog baik juga dengan kami, dengan Dinas Pertanahan. Tinggal bagaimana masukan dari BPN itu kita bisa terjemahkan sesuai regulasi, supaya kita tidak salah di kemudian hari,” katanya.
Ketika ditanya apakah PUPR masih akan mengusulkan perbaikan Jalan Anggrek ini di Tahun 2027 mendatang, Yoga menyebutkan jika hal ini akan dilihat lagi dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran.
“Ya, kalau bisa tahun depan, karena sekarang karena efisiensi saja. Jadi kita dan tim anggaran minta kita untuk melakukan berbagai efisiensi kegiatan. Ada kegiatan-kegiatan kita lakukan efisiensi, yaitu termasuk Jalan Anggrek dan Jalan di Potowayburu,” pungkasnya. (Sitha)














