Timika (Suaramimika.com) – Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan bahwa kegiatan peletakan batu pertama pembangunan pusat pelatihan dan pemasaran di lokasi Kilometer 11 Kadun Jaya tidak boleh hanya menjadi simbolis semata.
Ia meminta agar program tersebut segera direalisasikan dan dianggarkan dengan baik oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika.
Hal tersebut ditegaskannya saat memberikan catatan khusus kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika agar segera menindaklanjuti berbagai titik lokasi pembangunan yang telah direncanakan.
“Peletakan batu pertama hari ini tidak menjadi simbolis, tapi ini harus dibuktikan. Saya mau ingatkan kepada Pak Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, saya ini sudah meletakkan batu pertama untuk pembangunan koperasi UMKM ini beberapa kali. Jangan sampai peletakan batu pertama selesai, habis itu nanti muncul peletakan batu terus,” ujar Emanuel Kemong, Kamis (8/10/2026).
Ia meminta agar pihak dinas segera memprogramkan dan membangun kerja sama yang matang agar seluruh rencana pembangunan dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat.
Meskipun letak lokasi pembangunan berada di daerah yang cukup jauh dari pusat kota dan memiliki tingkat kerawanan tersendiri, Emanuel menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut sudah diperhitungkan secara strategis.
“Kenapa dia tempatkan ini di tengah-tengah? Dari Amungme bisa turun, dari Kamoro bisa naik ke sini. Di sini kita mendapat pelayanan pelatihan dan sebagainya. Kegiatan bangunan ini dimanfaatkan secara baik, saya berharap anda semua tolong jaga ini dan juga kita bersama-sama mengelolanya secara baik,” pesannya.
Pemerintah daerah sebutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui wadah yang telah terbentuk.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta dukungan dari pemerintah provinsi dan kementerian untuk bersatu membangun dan menjaga fasilitas tersebut demi generasi muda ke depan agar menjadi pelaku UMKM yang mandiri dan bertanggung jawab.
Selanjutnya, pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) UMKM serta pusat pemasaran khusus masyarakat Amungme dan Kamoro ini kata Kemong, diharapkan mampu memperkuat produk lokal dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat. (Sitha)















