Kabar Mimika

Purna Paskibraka Mimika Dikukuhkan Jadi Garda Depan Antinarkoba Demi Menyongsong Indonesia Emas 2045

×

Purna Paskibraka Mimika Dikukuhkan Jadi Garda Depan Antinarkoba Demi Menyongsong Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Para Purna Paskibraka Mimika saat serius menyimak materi sosialisasi di Hotel Kanguru, Kamis (29/10/2026).

Timika (Suaramimika.com) — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengambil langkah tegas dalam melindungi generasi penerus bangsa. Sebanyak 100 orang Purna Paskibraka Duta Pancasila dibekali khusus melalui Sosialisasi Pencegahan Bahaya Narkoba, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) di Hotel Kanguru, Timika, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan ini dirancang bukan sekadar penyuluhan biasa, melainkan upaya strategis mencetak para Purna Paskibraka agar bertransformasi menjadi agen perubahan dan kader antinarkoba yang aktif di lingkungan sekolah, kampus, hingga masyarakat luas.

Ads

Mewakili Bupati Mimika, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, menegaskan bahwa ancaman narkoba kini berada di depan mata dan mengincar masa depan generasi muda sebagai pilar utama menuju Indonesia Emas 2045.

“Narkoba bukan hanya masalah hukum dan kesehatan, tetapi ancaman nyata yang dapat menghancurkan karakter, merusak masa depan individu, mengganggu keharmonisan keluarga, hingga melemahkan ketahanan bangsa,” tegas Petrus.

Pemkab Mimika juga mendorong para peserta untuk memiliki keberanian moral guna melaporkan segala indikasi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba kepada aparat berwenang.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sub Bidang Pembinaan Karakter Bangsa Bakesbangpol Mimika, Lodefikus Kaize, S.STP., M.AP, mengungkapkan bahwa pembekalan preventif ini penting diberikan sejak dini agar anak-anak muda memahami jenis, dampak buruk, serta ancaman Napza terhadap masa depan mereka.

Untuk memperkuat materi, Bakesbangpol menghadirkan narasumber kredibel dari dua instansi berbeda yakni Polres Mimika, yang memaparkan data, jenis, serta dampak langsung bahaya narkoba bagi kesehatan fisik dan mental generasi muda.

Kemudian, Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Kabupaten Mimika, yang mengupas tuntas bagaimana penyalahgunaan obat-obatan terlarang dapat merusak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

Melalui sinergi yang melibatkan keluarga, pihak sekolah, pemerintah, hingga aparat penegak hukum, Pemkab Mimika optimis dapat melahirkan generasi muda Mimika yang tangguh, berkarakter luhur, dan steril dari narkoba demi estafet pembangunan di masa depan. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *