Pendidikan

Dapat BOSDA Papua Tengah, SMK Amamapare Mimika Sangat Terbantu Untuk Operasional Sekolah

×

Dapat BOSDA Papua Tengah, SMK Amamapare Mimika Sangat Terbantu Untuk Operasional Sekolah

Sebarkan artikel ini
Herman Dumatubun.

Timika (suaramimika.com) – SMK Amamapare Energi dan Pertambangan di Mimika, merupakan salah satu sekolah yang mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Papua Tengah Tahun 2025.

Kepala SMK Amamapare Energi dan Pertambangan Mimika, Herman Dumatubun, pada Rabu (4/2/2025) mengatakan dengan adanya Bosda Papua Tengah ini, pihaknya merasa sangat terbantu.

“Kami mendapatkan Bosda Papua Tengah tahun lalu. Ini sangat membantu operasional sekolah, terutama dalam mendukung biaya pendidikan gratis dan meringankan beban siswa,” ujar Herman.

Dengan adanya bantuan ini sebut Herman, pihaknya sangat menyambut positif bantuan yang diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah melalui program Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.

SMK Amamapare Energi dan Pertambangan Mimika kata Herman, menerima bantuan sebesar Rp 1,5 juta untuk satu siswa dengan jumlah penerima 200 siswa dan bantuan diterima pada akhir Bulan Desember 2025.

“Kami gunakan benar-benar untuk pembiayaan sekolah anak didik, sehingga tidak ada alasan bagi anak-anak di Papua Tengah tidak bersekolah karena biaya. Sebab saat ini pendidikan dapat dijangkau dengan mudah, bahkan saat ini sudah ada MBG, dan transportasi bus pun telah disiapkan pemerintah daerah,” jelas Herman.

Bantuan tersebut kata dia, sangat membantu pembiayaan pendidikan anak-anak disekolah, dengan bantuan tersebut dapat dikatakan bahwa Pemprov Papua Tengah benar-benar ingin memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak.

“Pemberian bantuan ini benar-benar sangat baik, bahkan sangat membantu untuk pembiayaan sekolah. Dan dengan bantuan ini maka kita simpulkan bahwa pemerintah benar-benar hadir agar anak-anak dapat pendidikan yang gratis,”ucap Herman.

Ia menjelaskan, dana Bosda ini dipergunakan sekolah untuk pembebasan biaya seragam batik dan olahraga, pembiayaan SPP, biaya pengembangan dan operasional sekolah lainnya.

Dengan adanya Bosda, dirinya berharap dapat berkelanjutan di Tahun 2026 ini hingga tahun selanjutnya. Namun diharapkan juga pemberian bantuan dapat dilakukan di awal tahun ataupun pertengahan tahun, agar penggunaannya dapat di maksimalkan.

“Sesuai informasi katanya, program ini akan dilanjutkan di tahun ini bahkan tahun selanjutnya, namun sampai saat ini pihak Pemprov belum memberikan arahan lanjut. Jadi kami harap bantuan ini dapat berkelanjutan,” pungkas Herman. (Sitha)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *