Kabar Mimika

Program Pembangunan Tahun 2026 Fokus Pada Sektor Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan

×

Program Pembangunan Tahun 2026 Fokus Pada Sektor Infrastruktur, Pendidikan, dan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Septinus Timang.

Timika (Suaramimika.com) – Program pembangunan tahun 2026 Kabupaten Mimika difokuskan pada sektor prioritas seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Septinus Timang, menegaskan bahwa program yang telah disepakati lewat Musrenbang RKPD ini tidak lagi diubah-ubah.

“Itu yang sudah fix dan diterima, nanti kita rasionalisasi lagi mana yang menjadi prioritas,” ujarnya, Senin (13/4/2026).

Dari ratusan program yang sudah masuk, kata Septinus, sebagian besar masih didominasi oleh sektor infrastruktur, khususnya infrastruktur dasar. Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Infrastruktur dasar masih dominan, termasuk pendidikan dan kesehatan. Itu yang paling banyak,” jelasnya.

Alokasi anggaran saat ini masih sekitar 80 persen terserap pada sektor-sektor prioritas tersebut, terutama untuk mendukung pelayanan dasar masyarakat.

Sejumlah program pembangunan yang telah disusun dan disepakati ini kata dia, tinggal memasuki tahap rasionalisasi untuk menentukan skala prioritas.

Adapun konsistensi dalam perencanaan menjadi bagian yang paling penting dalam pelaksanaan program kerja ini. Untuk itulah, Septinus meminta seluruh pihak tidak lagi mengubah program yang telah disepakati bersama dalam forum perencanaan.

“Harapan kami ya itu, program yang sudah disepakati jangan diotak-atik lagi,” tegasnya.

Sementara itu, terkait dengan adanya dana Otonomi Khusus (Otsus), Septinus memastikan bahwa penyalurannya telah berjalan dan mencakup berbagai sektor strategis.

Dana tersebut tidak hanya difokuskan pada pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menyasar penguatan ekonomi masyarakat, termasuk UMKM di tingkat lokal.

Penyaluran dana Otsus ini dilakukan dalam skema multi-tahun, meski detail teknis penyalurannya masih terus disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku.

Bappeda lanjutnya, berharap seluruh program yang dirancang benar-benar tepat sasaran, terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan, serta mampu mendorong pembangunan yang merata.

“Dana Otsus itu harus menyeluruh. Memang pendidikan dan kesehatan masih jadi dominasi, termasuk juga penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *