Kabar Mimika

Wajib Berada di Tempat Tugas, Bupati Mimika Tegaskan Jangan Jadi ‘Kepala Distrik Acara”

×

Wajib Berada di Tempat Tugas, Bupati Mimika Tegaskan Jangan Jadi ‘Kepala Distrik Acara”

Sebarkan artikel ini
Bupati Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati Emanuel Kemong saat menyaksikan penandatanganan berita acara serah terima jabatan kepala distrik, Kamis (30/4/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Bupati Mimika, Johannes Rettob menegaskan kepada semua Kepala Distrik (Kadistrik) wajib berada di tempat tugasnya masing-masing, untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Para Kadistrik yang telah dilantik beberapa lalu, mengikuti agenda Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung A, pobi kantor Pusat Pemerintahan, pada Kamis (30/4/2026).

Setelah menandatangani berita acara Sertijab, para Kadistrik diarahkan untuk angsung kembali ke tempat tugas dan tidak mengulangi kesalahan yang sama seperti mantan kepala distrik sebelum-sebelumnya.

Bupati Rettob menyebut jika sebelumnya beberapa mantan kepala distrik hanya di tempat tugas ketika acara acara hari-hari besar nasional saja. Jika hari-hari biasa, mereka lebih banyak berada di seputaran kota Timika.

“Sebelumnya minta maaf ya bagi mantan kepala distrik, ada yang hanya jadi kepala distrik acara. Pas ada acara 17 Agustus baru kepala distrik ada di tempat. Masyarakat banyak melaporkan ketidakhadiran kepala distrik selama ini. Untuk kalian yang baru Sertijab hari ini jangan seperti itu lagi,” tegas Rettob.

Jabatan ini kata Rettob adalah amanah kepada Tuhan, pimpinan dan masyarakat. Masyarakat sebutnya tidak meminta apa-apa. Masyarakat sebutnya mau curhat karena tidak bisa ke kota.

“Jangan sampai masyarakat buat surat minta penggantian kepala distrik. Saya kira ini catatan penting kalau memang kepala distrik terbukti tidak ada di tempat tugas maka yang bersangkutan akan dipecat,” jelasnya.

Rettob juga mengungkapkan kepada kepala distrik agar menyamakan persepsi dengan kepala daerah agar tidak terjadi kesalahpahaman dan berimbas kepada pelayanan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai kepala daerah ngomong lain, kepala distrik ngomong lain, maka kalian (kepala distrik) harus satukan langkah, sinergitas untuk mewujudkan Mimika yang aman, damai dan sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu kepada kepala distrik yang berada di daerah rawan juga tetap bekerja melayani masyarakat. Yang paling penting tambahnya adalah kepala distrik tetap dekat dengan masyarakat. Waktu zaman pemerintahan Mimika masih bergabung dengan Kabupaten Fak-Fak, kepala distrik paling diingat oleh masyarakat. Namun saat ini dengan adanya teknologi yang tinggi, kenapa kepala distrik malah jarang berada di tempat tugas.

Kepala distrik juga diharapkan tetap melihat pelayanan baik di bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi.

“Kita akan bangun dari kampung ke kota jadi perhatian kita adalah dari kampung ke kota,” ujarnya.

Untuk diketahui Sertijab hari ini dilakukan khusus untuk jabatan Kadistrik yang bertugas di wilayah pesisir dan pedalaman.

Adapun 8 jabatan Kadistrik yang diserahterimakan hari ini yakni Kadistrik Mimika Timur Jauh dari Yulius Katageme ke Priska Kum.

Kadistrik Jita dari Suto Rontini ke Yunus Edoway. Kadistrik Jila dari Hasan Kemong ke Enos Lokobal.

Kadistrik Amar dari Aswin Talahatu ke Obeth Oktovianus Murmana. Kadistrik Agimuga dari Paulus Kilangin ke Arianus Katagame. Kadistrik Mimika Barat Tengah dari Lukas Muyapa ke Sem Naroba.

Kadistrik Mimika Tengah dari Thobias Baka ke Lukas Muyapa, dan Kadistrik Tembagapura dari Thobias Yawame ke Dev Richard Tatiratu. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *