Kesehatan

Dinkes Mimika Jadi OPD Pertama yang Sosialisasi Inovasi Daerah

×

Dinkes Mimika Jadi OPD Pertama yang Sosialisasi Inovasi Daerah

Sebarkan artikel ini
Kabid Riset dan Inovasi Daerah Brida Mimika, Joseph Manggasa dan tim saat memberi penjelasan pada sosialisasi inovasi daerah pada pegawai Dinkes Mimika, Selasa (2/6/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika merupakan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pertama, di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang mensosialisasikan inovasi daerah di Tahun 2026 untuk internal pegawainya.

Sosialisasi inovasi daerah dilangsungkan di Hotel Grand Tembaga Timika, pada Selasa (2/6/2026).

Sekretaris Dinkes Mimika, Dr. Sisma HL mengatakan, setiap OPD berinovasi untuk merancang kreativitas bagi peningkatan kualitas dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Sehingga dengan inovasi yang ciptakan ini, diharapkan pelayanan publik bisa menjadi lebih cepat dan tepat.

“Jadi dulunya seperti waktu pelayanan bisa sampai 10 menit, jadi 5 menit. Bisa lebih efisien dari waktu dan juga biaya,” ujar Sisma.

Dinkes kata Sisma, di Tahun 2025 lalu meraih juara dua lomba inovasi daerah dengan inovasi Emergency Ambulance Service (EMAS) yakni layanan ambulans gawat darurat.

Tahun lalu, Dinkes mendorong enam inovasi. Sementara untuk tahun 2026 ini, Dinkes mendorong tiga inovasi.

Dengan adanya sosialisasi inovasi daerah ini, Sisma berharap para pegawai di lingkup Dinkes Mimika bisa lebih memahami dan membuat inovasi yang nantinya dapat diikutsertakan dalam ajang lomba inovasi daerah.

Lanjut Sisma, bukan hanya sekedar inovasi daerah saja melainkan juga namun dengan hasil kreatifitas dari ASN ini benar-benar lebih efektif dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Bukan semata lomba, tapi memang benar-benar berinovasi supaya pekerjaan yang dilakukan bisa lebih simpel, efektif dan bermanfaat bagi masyarakat juga,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Riset dan Inovasi Daerah Brida Mimika, Joseph Manggasa menyebut jika sosialisasi inovasi daerah yang dilakukan oleh Dinkes Mimika, adalah yang pertama kalinya ditingkat OPD.

Brida sendiri kata dia, terus memacu OPD untuk mensosialisasikan penerapan inovasi daerah.

Hal ini sejalan dengan salah satu konsen bupati dan wakil bupati Mimika di dalam visi misi, yang tertuang di RPJMD yakni tentang inovasi yang harus ditingkatkan.

“Dinas Kasehatan merupakan dinas yang pertama mengadakan sosialisasi inovasi daerah,” kata Joseph.

Selanjutnya, Brida ungkapnya dalam waktu dekat akan menyelenggarakan agenda Mimika Innovation Week 2026 Tanggal 9 Juni yang pada dasarnya meruap akan star awal penilaian inovasi di tingkat daerah yang selanjutnya akan diteruskan ke tingkat nasional.

Untuk itulah tambah Joseph, dalam upaya peningkatan inovasi daerah dibutuhkan adanya dukungan semua pihak untuk meningkatkan pembangunan ekosistem yang ada di Kabupaten Mimika.

Tambahnya, tahun lalu Dinkes Mimika telah mengajukan enam inovasi dari kurang lebih 40an yang dilaporkan ke pemerintah pusat.

Atas perhatian dari Dinkes Mimika yang antusias untuk mengikuti inovasi daerah ini, Brida mengapresiasinya agar dapat diikuti juga oleh dinas lain. Bahkan Dinkes akan mengajukan tiga inovasi baru lagi di tahun ini.

“Mereka (Dinkes) melaporkan ada tiga inovasi baru lagi. Tahun ini kita akan buat rancang bangun dan melengkapi bukti-bukti epidemi,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *