Timika (Suaramimika.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) di Tahun 2026 ini, merencanakan untuk menambah area pemakaman baru di sekitar lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kelurahan Kamoro Jaya (SP1) Distrik Wania, Provinsi Papua Tengah.
Kepala DPKPP Mimika, Abriyanti Nuhuyanan mengatakan, pengelola program pemakaman baru dilakukan oleh Seksi Pemakaman yang mulai berjalan sejak tahun lalu.
Pengadaan lahan pemakaman baru ini dilakukan dengan tujuan untuk mengatasi kondisi lokasi pemakaman yang ada saat ini kurang teratur, sehingga perlu membangun sistem rapi, terstruktur, dan sesuai standar.
Kata Andriyanti, lokasi pemakaman baru masih berada di sekitar wilayah SP 1 dengan luas kurang lebih 16 hektare.
“Luas kurang lebih 16 hektar. Sejak tahun kemarin kita sudah melakukan persiapan pengadaan tanah, untuk pemakaman. Rencananya di daerah situ juga, dengan luasan kurang lebih 16 hektar di SP1,” ujar Abriyanti.
Saat ini tahapan sedang berjalan, baik perencanaan sekaligus pengadaan tanah dari lahan milik Pemerintah Daerah maupun milik masyarakat dengan proses pengadaan yang sesuai ketentuan.
Pola penataan pemakaman baru ini berlandaskan Peraturan Daerah Kabupaten Mimika, tentang Pengelolaan Pemakaman yang sudah berlaku.
Hal ini mengacu pada pola seperti Tempat Pemakaman Pondok Rangon yang ukuranya seragam, batasan jelas untuk makam dan bangunan penanda.
“Nanti di pemakaman baru diatur ukuran luas, tinggi, dan bentuk bangunan agar seragam dan tidak berlebihan,” jelasnya.
Sebelum digunakan nanti, pemakaman baru ini terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi bertahap secara resmi maupun mendekati masyarakat secara perorangan. Agar budaya pemakaman lokal, dapat diselaraskan dengan aturan baru.
Ia berharap dengan adanya TPU baru ini, sasaran jangka panjang yakni bebas dari bangunan yang tidak teratur, namun tetap menghormati nilai‑nilai kearifan lokal.
Nantinya ke depan juga untuk masalah tarif, sewa, atau biaya pengelolaan belum ditetapkan saat ini, namun akan disusun dan disesuaikan seiring berkembangnya pelayanan dan pengelolaan pemakaman baru ini.
“Apakah kedepannya juga akan ada tarif begitu, sewaan atau seperti apa kita belum berpikir ke arah situ, tapi nanti pasti, pastilah akan berkembang,” pungkas Abriyanti. (Sitha)
















