Religi

Hasil Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Pada MTQ Ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah Penuhi Standar Nasional

×

Hasil Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an Pada MTQ Ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah Penuhi Standar Nasional

Sebarkan artikel ini
Dewan Hakim Cabang Lomba KTIQ MTQ ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah.

Timika (Suaramimika.com) – Cabang lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2026 telah rampung digelar.

Ketua Dewan Hakim KTIQ, Ramelan Tahanina, SPd MMPd mengatakan, berdasarkan hasil rekapitulasi dan diskusi antar-hakim, dari empat peserta KTIQ, terdapat peserta yang telah memenuhi standar nilai yang ditetapkan secara nasional.

Ads

“Insya Allah mereka layak untuk dikirim mewakili Provinsi Papua Tengah,” ujar Ramelan, Kamis (16/7/2026) di Hotel Grand Tembaga.

Namun demikian, Ramelan menyampaikan harapan agar LPTQ Provinsi maupun daerah asal peserta senantiasa memberikan dukungan penuh.

“Kami berharap putra-putri terbaik ini benar-benar dapat diberangkatkan, dan jangan sampai terhalang oleh kendala pendanaan demi menjaga semangat dan prestasi yang telah diraih,” jelas Ramelan.

Berdasarkan tema besar yang diangkat dalam lomba ini meliputi dua hal utama yakni pelestarian lingkungan hidup serta kerukunan umat beragama, secara umum, peserta mengangkat bahasan terkait kerukunan hidup bermasyarakat.

Inti pemikiran yang disampaikan adalah bagaimana membangun persatuan antara masyarakat pendatang dan masyarakat asli, serta antar-penganut agama yang berbeda di Papua pada umumnya dan Papua Tengah pada khususnya.

Dalam karya tulis tersebut juga disampaikan gagasan tentang mekanisme penyelesaian apabila terjadi perbedaan atau konflik, agar kerukunan senantiasa terjaga.

Karya-karya ini sangat jelas Ramelan, bermanfaat dan diharapkan tulisan-tulisan tersebut nantinya dapat dipublikasikan agar masyarakat luas dapat membacanya.

Di dalamnya lanjut Ramelan, terkandung solusi dan tawaran pemikiran yang didasarkan pada nilai Al-Qur’an, yang dapat menjadi bahan pengetahuan sekaligus bahan evaluasi bagi kita semua dalam menjaga keharmonisan dan toleransi antar-sesama.

Dalam kesempatan ini juga, Ramelan mengungkapkan jika secara garis besar, pelaksanaan penilaian berjalan dengan lancar dan tertib.

Dengan komposisi dewan hakim yang berjumlah 6 orang, yang terdiri dari 3 orang dari Kabupaten Nabire dan 3 orang dari Kabupaten Mimika, waktu pelaksanaan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 22.00 malam.

“Kondisi selama kegiatan Alhamdulillah, seluruh peserta maupun dewan hakim dalam keadaan sehat walafiat dan dapat melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab,” katanya.

Mengenai sarana prasarana lanjutnya, seluruh fasilitas yang disediakan panitia seperti perangkat pencetak, alat presentasi, kertas, dan perlengkapan lainnya terpenuhi dengan baik sehingga kegiatan berjalan tanpa hambatan.

Jumlah peserta yang mengikuti lomba ini berjumlah 4 orang, yang terdiri dari 1 peserta putra dan 3 peserta putri.

Meskipun peserta putra hanya satu orang, namun penampilannya sangat luar biasa. Demikian pula peserta putri, saling bersaing dengan sportivitas dan menunjukkan kualitas penampilan yang sangat baik. Hasil penilaian sedang dalam proses perangkuman akhir.

Adapun penilaian KTIQ ini sepenuhnya mengacu pada pedoman/juknis tingkat nasional. Penilaian difokuskan pada tiga aspek utama yakni bobot materi, kaidah dan bahasa, logika dan organisasi pesan.

Saat ini penilaian telah menggunakan sistem aplikasi e-Scoring. Apabila terdapat selisih nilai yang cukup jauh antar-hakim dalam satu aspek penilaian, sistem akan memberikan tanda peringatan (warna merah). Hal ini menuntut ketelitian dan kehati-hatian yang tinggi dari setiap dewan hakim. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *