Religi

Ketua MUI Mimika : Potensi Besar Provinsi Papua Tengah Ada di Qori dan Qoriah Tilawah Remaja

×

Ketua MUI Mimika : Potensi Besar Provinsi Papua Tengah Ada di Qori dan Qoriah Tilawah Remaja

Sebarkan artikel ini
KH. Muh. Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M

Timika (Suaramimika.com) – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI)sekaligus anggota Dewan Hakim Cabang Lomba Tilawah, KH. Muh. Amin AR, S.Ag., S.Pd., M.M menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-1 Tingkat Provinsi Papua Tengah.

Artinya, persediaan dan ketersediaan generasi qur’ani di masa depan sangat melimpah, sehingga Papua Tengah tidak akan kekurangan kader yang unggul.

Ads

MTQ ini kata Ustadz Amin, juga sangat berarti karena telah menyatukan seluruh kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Secara umum, Ustadz Amin melihat kualitas peserta pada MTQ tingkat provinsi ini cukup memuaskan. Khususnya dalam aspek tajwid, hampir seluruh peserta sudah menunjukkannya dengan baik.

“Irama dan lagunya pun sudah enak didengar, hal yang masih perlu dibenahi sesekali hanyalah pada pengaturan napas.
Namun secara keseluruhan, kualitas bacaan mereka sudah menunjukkan kemajuan yang signifikan,” ujar Ustadz Amin, Kamis (16/7/2026).

Ustadz Amin melihat potensi terbesar Provinsi Papua Tengah justru berada pada kelompok Qari dan Qariah Cabang Lomba Tilawah Remaja. Kalangan ini sebutnya sangat potensial karena kemampuan mereka semuanya terlihat sangat baik.

Kata Ustadz Amin, dewan hakim dalam penilaian tidak boleh menyimpang dari ketentuan. Pedoman penilaian harus tetap mengacu pada standar yang telah ditetapkan, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Hal ini bertujuan agar peserta tidak mengalami kesulitan ketika melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, karena standar yang digunakan sudah seragam.

Sementara itu, terkait peluang menuju tingkat nasional, ia sangat melihat bahwa anak-anak Papua Tengah memiliki potensi besar untuk maju ke sana. Tantangannya memang, karena di tingkat nasional seluruh provinsi berkumpul, maka persaingan dan seleksinya akan jauh lebih ketat.

“Kita belum bisa memastikan posisi pasti yang akan diraih, namun saya tetap sangat optimis. Hal ini didasari pengalaman sebelumnya pada MTQ di Kendari, di mana salah satu perwakilan kita berhasil menembus peringkat ke-7 tingkat nasional untuk kategori Tilawah Remaja. Hal inilah yang terus menjadi semangat dan motivasi kita,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *