TIMIKA (Suaramimika.com) — Pemerintah Kabupaten Mimika bergerak cepat merespons dampak fenomena El Nino yang memicu kekeringan dan membuat masyarakat di sejumlah wilayah mengalami kesulitan, khususnya dalam hal bercocok tanam dan ketersediaan bahan makanan akibat minimnya curah hujan.
Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan, mulai hari ini pihak pemerintah telah mulai mengirimkan bantuan pangan ke beberapa wilayah terdampak, di antaranya Kampung Tsinga dan Arwanop di Distrik Tembagapura.
Sementara itu, untuk bantuan ke Distrik Jila akan dilakukan kemudian.
“Mulai hari ini kami sudah mulai mengirim bantuan ke Tsinga dan Arwanop. Hari ini kalau tidak salah mulai dengan Tsinga dulu, beberapa ton sudah dikirim, dan ini kita akan kirim terus,” ujar Bupati Rettob, Kamis (17/9/2026).
Pemerintah daerah telah menyiapkan sekitar 42 hingga 43 ton beras dan bahan makanan untuk didistribusikan. Pengiriman bantuan ini melibatkan kerja sama dengan pihak terkait, termasuk TNI-Polri dan unsur operator transportasi, guna memastikan bantuan dapat sampai ke masyarakat yang berada di wilayah operasional yang cukup sulit dijangkau.
Menurut Rettob, sebagian besar warga di wilayah terdampak secara umum sudah kembali ke rumah masing-masing. Meskipun sebagian warga masih membutuhkan tambahan pasokan logistik, pemerintah berkomitmen untuk terus menyalurkan sisa bantuan yang saat ini telah disiapkan di gudang logistik, termasuk tambahan sekitar 2,3 ton yang segera diberangkatkan.
Selain penyaluran bantuan pangan darurat secara bertahap, Pemkab Mimika juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mencari solusi transportasi dan penanganan jangka panjang guna mengantisipasi dampak lanjutan dari cuaca ekstrem dan fenomena El Nino di wilayah pesisir serta kepulauan. (Sitha)












