Timika (Suaramimika.com) — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Godfried Maturbongs, mengungkapkan keprihatinannya atas peningkatan signifikan kasus campak yang terjadi dalam dua tahun terakhir.
Godfried menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun, tercatat ada 120 kasus positif campak yang terjadi di Kabupaten Mimika pada sepanjang tahun 2025. Namun, angka tersebut mengalami lonjakan drastis pada tahun berikutnya.
“Hingga 14 September 2026, tercatat sudah ada 380 kasus campak dengan penambahan kasus positif yang dinilai sangat signifikan,” ujar Godfried. (Sitha)
Menanggapi situasi darurat ini, Dinas Kesehatan Mimika mengambil langkah-langkah strategis penanganan.
Godfried meminta seluruh jajarannya untuk proaktif memantau perkembangan di lapangan, menggelar pertemuan koordinasi dengan pihak investor serta lintas sektor terkait, dan memastikan program imunisasi berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penanganan wabah ini menjadi pertaruhan besar bagi daerah. Keberhasilan penanganan kasus campak di Kabupaten Mimika akan menjadi tolok ukur penting.
Sebaliknya, jika penanganan ini gagal, hal tersebut bakal menjadi bahan evaluasi serius bagi kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Papua. (Sitha)














