Sosial

Dinsos Mimika Salurkan Sembako Otsus 2026 untuk 8.500 KK

×

Dinsos Mimika Salurkan Sembako Otsus 2026 untuk 8.500 KK

Sebarkan artikel ini
Yulita Kudiai.

Timika (Suaramimika.com) — Dinas Sosial Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya agar penyaluran bantuan kebutuhan pokok bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 tepat sasaran.

Sebanyak 8.500 kepala keluarga (KK) di 18 distrik dipastikan menjadi penerima manfaat setelah melalui proses verifikasi dan pemutakhiran data yang ketat.

Ads

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Mimika, Yulita Kudiai, menyampaikan bahwa pada tahap awal setiap distrik mendapat alokasi rata 472 KK. Namun, petugas menemukan data ganda, warga yang telah meninggal dunia, hingga pindah domisili.

“Data tersebut kemudian kami sesuaikan. Kuota yang tidak dapat digunakan dialihkan kepada distrik yang berdasarkan hasil verifikasi memiliki data lebih lengkap dan terdapat warga yang benar-benar membutuhkan bantuan,” ujar Yulita, Jumat (2/10/2026).

Berkat respons cepat dan ketelitian pendataan, salah satunya di Kelurahan Timika Indah di bawah kepemimpinan Lurah Dorce Lince Murafir, kuota untuk Distrik Mimika Baru mengalami penambahan dari 472 KK menjadi 534 KK.

Validasi ini merangkul banyak warga Orang Asli Papua (OAP) dari berbagai suku seperti Amungme, Moi, Me, dan Damal, serta warga panti yang layak dibantu.

Untuk diketahui, jadwal dan distribusi wilayah
penyaluran perdana secara simbolis dimulai di Distrik Iwaka (29/9/2026), lalu dilanjutkan secara bertahap yakni pada 30 September 2026 sudah dilakukan Distrik Kuala Kencana dan Mimika Baru. Kemudian dilanjutkan pada 1 Oktober 2026 Distrik Mimika Timur, Mapurujaya, dan Kwamki Narama.

Sementara itu, untuk Wilayah Pedalaman dan Pesisir yakni wilayah khusus seperti Hoya, Alama, dan Jila, penyaluran didampingi kepala distrik atau lurah setempat.

Pada jalur laut disiapkan untuk wilayah pesisir, dan koordinasi dengan Forkopimda dilakukan untuk kelancaran distribusi ke wilayah Tembagapura.

Setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan paket komoditas pangan pokok untuk meringankan beban kebutuhan dasar mereka, yang meliputi 20 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 1 rak telur, 2 kilogram gula pasir dan 1 dus susu bubuk.

Yulita berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat untuk meringankan beban ekonomi keluarga, bukan sebagai sumber penghidupan tetap. Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Mimika secara berkelanjutan. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *