Timika (Suaramimika.com) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika menegaskan komitmennya untuk memperkuat efektivitas pelayanan kepada masyarakat melalui penataan arah kerja sama yang jelas dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) serta Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK).
Pembina YPMAK yang juga merupakan perwakilan Pemkab Mimika, Emanuel Kemong, mengungkapkan bahwa pola kemitraan ini akan berjalan secara terpisah namun saling melengkapi berdasarkan fokus bidang masing-masing.
“Kalau dengan Freeport lebih pada pembangunan infrastruktur, seperti jalan. Kesepakatannya sudah dalam bentuk MoU, tapi teknisnya nanti kita diskusikan lebih detail. Sedangkan program sosial kita langsung dengan YPMAK,” ujar Kemong, Kamis (8/10/2026).
Dalam arah kebijakan baru ini, pemerintah daerah memetakan sektor-sektor pembangunan agar penanganan berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat berjalan lebih tepat sasaran.
Adapun kolaborasi dengan PTFI diarahkan secara khusus pada pembangunan fisik, utamanya pemerataan akses jalan. Kesepakatan ini telah tertuang dalam bentuk Nota Kesepahaman/MoU), di mana pembahasan teknis lanjutan akan dilakukan secara mendalam.
Selanjutnya untuk program-program pemberdayaan dan kesejahteraan sosial masyarakat dijalankan secara langsung lewat kerja sama dengan YPMAK.
Kemong menekankan pentingnya membangun kesamaan langkah antara pemerintah, pihak swasta, dan yayasan pengelola agar tidak terjadi duplikasi program. Kolaborasi ini diyakini mampu mendongkrak kualitas pelayanan publik di Kabupaten Mimika.
“Kita coba tingkatkan kebersamaan, sinkronisasi program, sharing anggaran, dan fokus pada pelayanan masyarakat. Dengan begitu, penanganan persoalan masyarakat bisa lebih efektif,” tegas Kemong.
Melalui sinergi yang terarah antara Pemkab Mimika, PTFI, dan YPMAK ini, pemerintah tambah Kemong, berharap akselerasi pembangunan fisik maupun peningkatan taraf hidup warga dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat di bumi Mimika. (Sitha)















