Timika (Suaramimika.com) — Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) terus memacu penuntasan infrastruktur Unit Pelaksana Teknis (UPT) Sapi serta Rumah Potong Babi (RPB).
Kehadiran dua fasilitas strategis ini diproyeksikan menjadi tumpuan baru dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor peternakan.
Kepala Disnak Keswan Kabupaten Mimika, Emma Kornelia Korwa, menyampaikan bahwa pengerjaan fisik terus dilakukan secara bertahap.
Pada tahun 2025 lalu, alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) bernilai Rp5 miliar telah direalisasikan untuk membangun fasilitas dasar di UPT Sapi, mulai dari empat unit kandang, empat kandang penimbunan, rumah jaga, hingga sarana air bersih dan genset.
Langkah ini berlanjut pada anggaran APBD 2026 yang difokuskan pada tahap land clearing, pematangan lahan melalui penimbunan, pembangunan rumah dinas, gudang peralatan, hingga pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
“Pembangunan sarana dasar UPT Sapi dari dana BKK Rp5 miliar sudah terlaksana di 2025. Tahun 2026 ini kami lanjutkan penimbunan lahan, pembangunan IPAL, gudang, serta fasilitas pendukung lainnya,” jelas Emma, Jumat (30/10/2026).
Langkah Disnak Keswan makin mantap setelah mendapat suntikan komitmen langsung dari Gubernur Papua Tengah saat melakukan kunjungan kerja ke Mimika pada Selasa (27/10/2026) lalu.
Pemprov Papua Tengah kata Emma, menyatakan kesiapannya mendukung penganggaran fasilitas yang belum terakomodasi akibat keterbatasan APBD kabupaten.
Tak hanya UPT Sapi di kawasan SP5 (dekat Jembatan Kembar) yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektare tersebut, Disnak Keswan juga menggenjot penuntasan RPB di area Rumah 10.
Mengingat kondisi topografi RPB yang berada di area rawa, proses penimbunan lahan ditargetkan selesai akhir tahun ini sehingga pekerjaan fisik dapat dipacu tahun depan bersamaan dengan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU).
“Dukungan dari Bapak Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Mimika menjadi amunisi semangat bagi kami. Pergumulan panjang untuk menghadirkan fasilitas peternakan yang memadai perlahan mulai terealisasi,” tambahnya.
Jika seluruh tahapan infrastruktur dan penyiapan lahan pakan ternak berjalan mulus, Disnak Keswan Mimika membidik pelaksanaan program awal pembibitan sebanyak 100 ekor sapi pada tahun depan.
Opsi pengelolaannya, baik skema mandiri maupun kemitraan dengan pihak ketiga, saat ini sedang dalam tahap pematangan. (Sitha)














