Pemerintahan

DPA SKPD Tahun 2026 Resmi Diserahkan

×

DPA SKPD Tahun 2026 Resmi Diserahkan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat menyerahkan DPA SKPD Tahun 2026 kepada Kepala DPMPTSP, Mathius Mameyau

Timika (suaramimika.com) – Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Tahun Anggaran 2026, resmi diserahkan kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di kantor BPKAD Mimika pada Rabu (25/2/2026).

Penyerahan DPA dilakukan oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong dan disaksikan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, Pj Sekda Abraham Kateyau serta Wakil Ketua III DPRK Mimika, Ester Tsenawatme.

Mewakili OPD lain, DPA diberikan kepada perwakilan Setwan DPRK Mimika, Kepala BPKAD, Kepala Dinas PMPTSP dan Kepala Distrik Kwamki Narama.

Bupati Mimika mengatakan, penyerahan DPA ini adalah awal dimulainya pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Mimika.

“Penyerahan DPA ini adalah ceremoni, untuk awal dimulainya pekerjaan pembangunan di Mimika. Jadi, setelah ini setiap OPD bisa langsung melaksanakan program kerjanya,” ujar Rettob.

Bupati juga sudah menginstruksikan untuk segera ada penetapan bendahara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Rettob juga menegaskan jika penyerahan DPA tidak ada hubungannya, dengan pergantian pejabat karena ini prinsip.

“Ada yang masih dug-dag, tapi tidak dan harus jalan saja. Pejabat ganti tidak apa-apa, jangan lambat (Program) tetap jalan. Penyerahan DPA ini tidak ada hubungannya, dengan pergantian pejabat,” tegas Bupati.

Selanjutnya Rettob juga menyebut jika setelah penyerahan DPA ini, tidak ada arahan apapun didalam pelaksanaan anggaran.

“Apabila ada siapapun yang datang saya, orangnya bupati dan wakil bupati untuk bawa nama proyek tidak ada. Saya dan pak wakil tidak mengintervensi proyek. Jangan seperti pola lama tunggu arahan,” ungkapnya.

Untuk menjalankan proyek lanjutnya, sesuai dengan aturan yakni masukan ke Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (Sirup), tender dan langsung bisa menjalankan kegiatan tersebut.

Ia menambahkan, untuk percepatan pelaksanaan anggaran ia harapkan juga kepada OPD jangan menunda fisik maupun pelelangan.

Dimana, ada 10 proyek strategis yang diharapkan dapat dijalankan sesuai dengan arahan pimpinan daerah.

Bupati berpesan kepada para pimpinan OPD, agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Saya pesan sekali lagi bahwa setiap rupiah yang kita keluarkan ini, harus benar-benar bermanfaat untuk masyarakat. Outcam bukan sekedar menghabiskan anggaran,” pungkas Rettob. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *