Mimika

Kenakan Baju Adat Khas Maluku, Wabup Kemong Bangga Akan Rasa Persaudaraan di Tanah Rantau

×

Kenakan Baju Adat Khas Maluku, Wabup Kemong Bangga Akan Rasa Persaudaraan di Tanah Rantau

Sebarkan artikel ini
Wabup Mimika, Emanuel Kemong mengenakan baju adat khas Maluku, saat menghadiri Musyawarah Pusat ke - IV Ikemal pada Jumat (17/4/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong merasa bangga saat mengenakan pakaian adat khas Maluku, ketika membuka kegiatan Musyawarah Pusat Ke-IV Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal) di Papua, di Ballroom Hotel Grand Tembaga pada Jumat (17/4/2026).

“Terima kasih, karena hari ini pakai pakaian adat Maluku. Kitong semua basudara,” ujar Wabup Kemong.

Wabup Kemong mengenakan Baju Cele, yang ditandai dengan motif kotak-kotak kecil merah dan putih atau emas umumnya berbentuk kemeja berkerah atau jas, dipadukan dengan kemeja dalaman, celana panjang hitam, dan kain salele yang disampirkan di bahu.

Dengan rasa bangga, Kemong menitipkan pesan kepada masyarakat Maluku di Kabupaten Mimika diharapkan tetap mempertahankan kebersamaan di tanah rantau.

Dengan baju cele yang melambangkan kesopanan dan budaya Maluku yang kuat, Kemong juga berharap masyarakat Maluku tetap mempertahankan motto “Potong di kuku, rasa di daging” atau “Ale Rasa Beta Rasa” yang melambangkan kesatuan jiwa dan persaudaraan, terutama dalam menjaga perdamaian dan harmonisasi.

“Istilah potong kuku kena daging ini harus dipertahankan, sebagai rasa kebersamaan anak Maluku di tanah rantau khususnya di Papua,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *