Timika (Suaramimika.com) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) 18 distrik se-Kabupaten Mimika, resmi dilantik oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Mimika, Suzy Susana Herawati Rettob.
Pelantikan yang juga dihadiri oleh Bupati Mimika, Johanes Rettob bersama Wakil Bupati, Emanuel Kemong berlangsung di Gedung Tongkonan, pada Senin (20/4/2026).
Pelantikan 18 ketua dan pengurus TPP PLK distrik ini dilakukan sebagai langkah strategis, untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.
Suzy Rettob mengatakan, jabatan ketua TP-PKK bukan sekadar seremonial, melainkan amanah untuk menggerakkan pemberdayaan keluarga di tingkat distrik.
“Ini adalah bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Suzy.
Kata Suzy, peranan dari TP-PKK dinilai sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Menurut Suzy, keberhasilan program pembangunan sangat ditentukan oleh kekuatan keluarga sebagai unit terkecil dalam kehidupan sosial.
Dalam kesempatan ini, Suzy menyoroti persoalan sosial yang tengah dihadapi Mimika yakni maraknya penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang di kalangan pelajar. Kondisi ini kata Suzy, dinilai berdampak serius terhadap masa depan generasi muda.
“TP-PKK harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi dan pembinaan, baik kepada anak maupun orang tua,” jelas Suzy.
Untuk itulah, edukasi keluarga menjadi kunci dalam mencegah berbagai persoalan sosial. Adanya peranan dari para orang tua dinilai sangat penting dalam membentuk karakter anak agar tidak terpengaruh lingkungan negatif.
Selain itu, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan keluarga turut menjadi fokus utama.
TP-PKK tambah Suzy, didorong aktif dalam penyuluhan kesehatan, pembinaan pola asuh, serta peningkatan kesadaran pendidikan sejak dini.
Sementara itu Bupati Mimika menegaskan, dukungan penuh terhadap peran TP-PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ia meminta para ketua yang baru dilantik dapat bekerja aktif dan menghadirkan solusi nyata di masyarakat.
“Turun langsung ke lapangan, dengarkan kebutuhan masyarakat, dan berikan solusi yang tepat,” kata Rettob.
Bupati juga menekankan pentingnya koordinasi antara TP-PKK distrik dengan pemerintah distrik, dan kampung agar program berjalan selaras dengan arah pembangunan daerah.
Dengan dilantikanya ketua dan pengurus TP PKK di 18 distrik ini Rettob juga berharap mampu memperkuat program pemberdayaan keluarga, sekaligus membantu mengatasi berbagai persoalan sosial secara bertahap. (Sitha)















