Kabar Mimika

Penetapan Titik Koordinat Wilayah Adat di Mimika Target Rampung Pada Akhir April-Awal Mei

×

Penetapan Titik Koordinat Wilayah Adat di Mimika Target Rampung Pada Akhir April-Awal Mei

Sebarkan artikel ini
Drs. Ananias Faot.

Timika (Suaramimika.com) – Titik koordinat batas wilayah adat di Mimika, Provinsi Papua Tengah ditargetkan sudah harus selesai paling tidak pada akhir bulan April atau awal Mei 2026 ini.

Ketua Tim Harmonisasi (wilayah adat) Kabupaten Mimika yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Mimika Drs. Ananias Faot, Kamis (23/4/2026) di Horison Ultima Timika mengatakan, ada beberapa tugas dan tanggungjawab tim harmonisasi Kabupaten Mimika pertama adalah melaksanakan Musyawarah Adat penegasan batas wilayah adat dan penetapan titik koordinatnya.

“Tugas dan tanggung jawab dari tim harmonisasi ini yakni upaya pertama yang telah kami lakukan adalah musyawarah adat yang dilakukan oleh tokoh-tokoh kunci terkait dengan penegasan batas wilayah adat. Di mana, pertemuan dilakukan sekitar sebulan lalu,” jelas Ananias.

Selanjutnya digunakan pihak ke tiga yakni antropolog dari Universitas Cenderawasih untuk pendampingan penetapan titik koordinat sesuai dengan hasil musyawarah masyarakat adat.

“Hari ini posisi mereka sedang ada di lapangan. Perkiraan kami dalam minggu ini atau paling lambat minggu depan itu sudah clear. Setelah clear kami akan lakukan rapat kemudian menyusun laporan dan laporan itulah yang nanti akan menjadi hasil laporan yang kita laporkan kepada tim harmonisasi provinsi maupun pihak Kementerian Dalam Negeri,” jelas Ananias.

Ananias menyebut jika ini adalah rapat internal bersama tim dan pihak ke tiga dengan tokoh masyarakat yang telah melakukan musyawarah

“Jadi ada tiga titik yang kita prioritaskan yakni titik bagian barat di Potowayburu. Selanjutnya titik bagian tengah di Kapiraya Atas kemudian titik yang paling timur di wilayah Iwaka seperti itu,” katanya.

Tinjauan di lapangan ini laporannya sebut Ananias tidak perlu dilaporkan kepada tim harmonisasi dari daerah tetangga karena merupakan tugas pokok dan fungsi dari tim harmonisasi kabupaten saja.

“Ketika pembentukan itu, masing-masing sudah dibagi tugas. Mimika urus dia punyai, Deiyai urus dia punya dan Dogiyai urus dia punya, kemudian nanti akan diketemukan.
Jadi target kita terakhir di akhir April atau awal Mei sudah clear semua,” ungkapnya.

Sementara itu untuk rapat dengan pihak Kementerian Dalam Negeri tergantung dari pihak sana.

“Tergantung dari pihak Kemendagri, kalau dia mengundang kita ya kita siap saja. Intinya kita siap sesuai dengan amanat dan tugas yang diberikan dari tim harmonisasi provinsi,” pungkasnya. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *