Kabar Mimika

Wabup Kemong : Produk Lokal Punya Kualitas Yang Mampu Menembus Pasar Internasional

×

Wabup Kemong : Produk Lokal Punya Kualitas Yang Mampu Menembus Pasar Internasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Mimika, Johannes Rettob didampingi Wakil Bupati, Emanuel Kemong saat berbincang-bincang dengan pihak Bea Cukai dan Karantina Hewan Papua Tengah soal produk kepiting bakau yang di ekspor, Rabu (13/5/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Pelepasan ekspor perdana produk kepiting bakau (scylla serrata) oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dari Kabupaten Mimika ke negara Malaysia dan Singapura membuktikan bahwa produk-produk lokal Mimika memiliki kualitas dan daya saing yang mampu menembus pasar internasional.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong saat mendampingi Bupati Mimika, Johannes Rettob, dalam acara pelepasan ekspor perdana UMKM berorientasi ekspor Kabupaten Mimika Tahun 2026 di Kantor UPBU Mozes Kilangin, Rabu (13/5/2026) mengatakan, kepiting bakau adalah produk lokal yang sangat populer dan merupakan komoditas unggulan perikanan.

Untuk itulah, dengan adanya ekspor kepiting bakau ini, kata Wabup Kemong, menjadi bagian yang sangat penting bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Mimika.

“Pelepasan ekspor perdana ini menandai perkembangan penting UMKM. Produk lokal kita punya kualitas dan daya saing yang bisa menembus pasar internasional,” ujarnya.

Untuk mendukung produk UMKM terus menembus pasar internasional, Pemerintah Kabupaten Mimika sebutnya, akan terus mendorong kolaborasi antarpelaku usaha guna meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, serta daya saing produk lokal agar memenuhi standar produk unggulan Mimika.

Pemerintah Kabupaten Mimika juga akan bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Langkah yang ditempuh terutama dalam hal edukasi kepada para pelaku UMKM, peningkatan mutu produk, sertifikasi, pengemasan, sampai pendampingan akses pasar internasional. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *