Kabar Mimika

Brida Mimika Siap Launching Mimika Inovation Week 2026

×

Brida Mimika Siap Launching Mimika Inovation Week 2026

Sebarkan artikel ini
Plt Kepala Brida Mimika, Slamet Sutejo dan jajaran saat jumpa pers mengenai MIW Tahun 2026, Selasa (2/6/2026).

Timika (Suaramimika.com) – Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Mimika siap menggelar lomba inovasi daerah bertajuk Mimika Innovation Week (MIW) Tahun 2026, yang akan dilaunching pada 9 Juni mendatang.

Plt Kepala Brida Mimika, Slamet Sutejo mengatakan, lomba inovasi daerah ini dilakukan dengan tagline “Inovasi Melaju, Mimika Maju”.

Menurut Slamet, MIW merupakan upaya Brida memberikan ruang untuk para inovator untuk memasukan juga ide kreatif sehingga dapat turut serta membangun Mimika lebih baik kedepan.

Lomba inovasi daerah sudah digelar pada tahun 2025 lalu, dan pesertanya hanya terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkab Mimika.

Setelah sukses dengan lomba inovasi daerah di tahun lalu, pada tahun ini kata Slamet ada masukan dari berbagai stakeholder luar, dan masyarakat. Dari masukan inilah, internal Brida berdiskusi kemudian lomba inovasi daerah di tahun ini akhirnya diputuskan untuk diperluas ruang lingkupnya.

“Jadi tahun ini bukan hanya untuk lomba inovasi di lingkup OPD, tetapi di eksternal di masyarakat, dan publik di Mimika juga bisa berpartisipasi dalam event ini,” ujar Slamet.

Ia memaparkan kalau MIW tahun ini, akan ada 7 kategori lomba yakni Inovasi Pelayanan Publik, Tata kelola Pemerintahan, pelayanan masyarakat, inovasi pemerintahan distrik, inovasi tingkat satuan pendidikan, inovasi sektor publik dan terakhir inovasi sektor inklusif.

“Ada tujuh inovasi yang akan dilombakan tahun ini. Untuk inovasi tingkat satuan pendidikan, yang tahun lalu tidak masuk, ini kita masukkan semua juga di teman-teman dari sekian jenjang di SD, SMP, SMA, bisa nanti ikut berkompetisi di sini. Dan juga inovasi sektor publik, ini yang unik. Jadi masyarakat Mimika, baik itu Ormas, LSM, komunitas, pemerhati inovasi, para-para inovator, orang-orang punya ide-ide gagasan luar biasa, bisa turut berkontribusi,” jelas Slamet.

Lanjutnya, dalam lomba ini nantinya peserta diminta mengumpulkan rencana bangun atau proposal yang isinya latar belakang inovasi.

Latar belakang inovasi didalamnya terdapat isu yang akan dipecahkan oleh inovasi itu, dan kemudian bukti inovasi tersebut berhasil memecahkan isu yang disampaikan.

Adapun bukti keberhasilan inovasi dalam pemecahan isu, dibuat dalam bentuk dokumentasi video berdurasi 3 sampai 5 menit.

“Soal inovasi di sektor inklusif Mimika. Ini kita (Brida) mengangkat saudara-saudara kita yang berkebutuhan khusus, seperti di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan lainnya, tentu banyak inovasi lahir dari mereka juga, jadi kita berikan ruang khusus dalam MIW di tahun 2026 ini. Kita berharap semua bisa saling mengisi, saling melengkapi, sehingga hidup terbentuk ekosistem inovasi yang baik di Mimika,” ungkapnya.

Slamet menegaskan, kedepan Brida ingin agar pemerintah tidak lagi menjadi satu-satunya leading sektor dalam inovasi di daerah, tetapi masyarakat juga ikut terlibat.

“Kami harapkan ke depan bukan hanya Brida yang jadi leading sector dalam inovasi daerah, tetapi masyarakat luas juga bisa terlibat untuk ikut membangun Mimika lebih baik ke depan,” pungkas Slamet. (Sitha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *